Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kiwoom Sekuritas: Pasar Obligasi Berpotensi Melemah Terbatas

Kiwoom Sekuritas Indonesia memperkirakan pasar obligasi akan dibuka melemah dengan potensi melemah terbatas, Senin (27/8/2018).
Emanuel B. Caesario
Emanuel B. Caesario - Bisnis.com 27 Agustus 2018  |  09:24 WIB
Obligasi
Obligasi

Bisnis.com, JAKARTA -- Kiwoom Sekuritas Indonesia memperkirakan pasar obligasi akan dibuka melemah dengan potensi melemah terbatas, Senin (27/8/2018).
 
Direktur Riset dan Investasi Kiwoom Sekuritas Indonesia Maximilianus Nico Demus mengatakan keterbatasan ini datang dari komentar Bank Indonesia (BI) yang masih siap untuk melakukan intervensi, terutama untuk rupiah. Untuk obligasi, BI masih melakukan analisis lebih lanjut sebelum melakukan intervensi.
 
Meski demikian, bank sentral masih terus melakukan upaya ganda agar gejolak kurs dan obligasi dapat diredam karena fokus utamanya adalah menstabilkan ekonomi khususnya rupiah.
 
Selain itu, pelemahan pasar obligasi hari ini mungkin terjadi karena hadirnya lelang obligasi pada Selasa (28/8). Semua obligasi yang dilelang merupakan obligasi acuan, sehingga besar animo para pelaku pasar dan investor untuk ingin ikut lelang tersebut.
 
Faktor lainnya adalah peninjauan pemerintah bersama Menteri Keuangan atas 900 barang untuk mengendalikan produk impor untuk memonitor inflasi agar tercapai target 2,5%-4,5% pada 2018 dan 2019.
 
"Karena dikhawatirkan apabila depresiasi rupiah terjadi terus menerus, maka dapat berdampak terhadap rating Indonesia," paparnya dalam riset harian, Senin (27/8).

Nico merekomendasikan jual pada hari ini dengan fokus lelang pada Selasa (28/8).

Pada Selasa (28/8), pemerintah akan melelang Surat Utang Negara (SUN) seri SPN03181129, SPN12190829, FR0063, FR0064, FR0065, dan FR0075. Tingkat kupon untuk empat seri terakhir masing-masing 5,625%, 6,125%, 6,625%, dan 7,5%.

Target indikatifnya Rp10 triliun dan target maksimalnya Rp20 triliun.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi
Editor : Annisa Margrit

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top