Prediksi IHSG Senin (27/8/2018): Indeks Bergerak Mixed, Ini Rekomendasi Sahamnya

Pergerakan indeks diprediksi cenderung mixed pada awal pekan ini setelah ditutup melemah saat sesi perdagangan akhir pekan lalu.
M. Nurhadi Pratomo | 26 Agustus 2018 19:22 WIB
Karyawati berkomunikasi di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/7/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA--Pergerakan indeks diprediksi cenderung mixed pada awal pekan depan setelah ditutup melemah saat sesi perdagangan akhir pekan lalu.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup melemah 0,24% atau 14,23 poin ke level 5.968,75 pada Jumat (24/8/2018). Sektor saham industri dasar dan sektor saham konsumer menjadi penekan pergerakan dengan koreksi masing-masing 0,87% dan 0,81%.

Equity Technical Analyst Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi menyebut pelemahan nilai tukar rupiah menjadi salah satu penekan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada sesi terakhir perdagangan akhir pekan lalu. Tercatat, pergerakan rupiah menyentuh level Rp14.662 per dolar AS pada akhir pekan lalu.

Dia mengatakan investor masih akan menunggu hasil prospek suku bunga acuan di Amerika Serikat. Sementara itu, negosiasi perdagangan China dan Amerika Serikat belum menghasilkan titik tengah.

Lanjar memproyeksikan pergerakan IHSG secara teknikal tertahan pada level MA20 dengan membentuk pola bearish harami. Indikator stokastik terindikasi dead-cross di area overbought.

Dia menyebut meskipun peluang pengujian level psikologis 6.000 masih cukup besar namun signal tekananan menghantui setelah tertahan pada MA20.

“Diperkirakan IHSG akan bergerak cenderung mixed tertekan pada awal pekan depan dengan rentang pergerakan support 5.902 dan resistance 6.010,” ujarnya dalam riset yang dikutip akhir pekan lalu.

Di sisi lain, analis Artha Sekuritas Indonesia Juan Oktavianus Harahap menilai pelemahan IHSG pada akhir pekan lalu didorong oleh aksi pelaku pasar yang melakukan profit taking. Kondisi itu menyusul pergerakan indeks yang mengalami kenaikan siginfikan dalam dua sesi perdagangan sebelumnya.

Juan memproyeksikan indeks akan bergerak dengan level support pertama 5.947 dan support kedua 5.926. Selanjutnya, resistance pertama 5.991 dan resistance kedua 6.014.

Dia mengatakan reaksi investor terhadap perang dagang berpotensi menekan laju IHSG. Apalagi, nilai tukar rupiah terhadap dolar juga kembali mengalami pelemahan menuju ke level Rp14.695 per dolar AS.

“Pergerakan indeks diprediksi melemah,” tulisnya dalam riset.

Reliance Sekuritas merekomendasikan saham ANTM, ELSA, LPCK, PTPP, BBTN, dan ADHI untuk diperhatikan investor pada perdagangan Senin (27/8/2018).

Adapun, saham yang direkomendasikan Artha Sekuritas, yakni LSIP, ASII, WSBP, WSKT, MEDC, ELSA, dan BKSL.

Tag : IHSG
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top