INDO PREMIER 3 JULI: Target Pelemahan IHSG ke 5.675, Rekomendasi 3 Saham

PT. Indo Premier Securities memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Selasa (3/7/2018) di kisaran 5.6755.815.
Linda Teti Silitonga | 03 Juli 2018 08:33 WIB
Karyawan berkomunikasi di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (12/10). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA— PT. Indo Premier Securities memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Selasa (3/7/2018) di kisaran 5.675—5.815.

Indeks ditutup di bawah EMA5 dan membentuk pola black closing marubozu yang merupakan sinyal bearish continuation, stochastic oversold sedangkan MACD histogram convergence negatif.

“Target pelemahan indeks pada level 5.675, kemudian 5.600 dengan resist di level 5.815 kemudian 5.880,” tulis PT. Indo Premier Securities dalam risetnya yang diterima hari ini, Selasa (3/7/2018).

PT. Indo Premier Securities pada perdagangan hari ini merekomendasikan saham berikut:

  • UNTR (32.400)

Rekomendasi: Spec Buy

Candle ditutup di atas EMA5 dan membentuk pola white opening marubozu yang merupakan sinyal bullish continuation, stochastic oversold dan MACD convergence negatif. Target kenaikan harga pada level 33.175 kemudian 33.825 dengan support di level 31.700, cut loss jika break 31.000.

  • GGRM (69.000)

Rekomendasi: Spec Buy

Candle ditutup di atas MA20 dan membentuk pola white opening marubozu yang merupakan sinyal bullish continuation, stochastic berpeluang golden cross dan MACD histogram divergence positif. Target kenaikan harga pada level 70.300 kemudian 72.050 dengan support di level 67.500, cut loss jika break 66.000.

  • ERAA (2.500)

Rekomendasi: Spec Buy

Candle bertahan di atas lower band dan membentuk pola bullish harami yang merupakan sinyal bullish reversal, stochastic berpeluang golden cross sedangkan MACD histogram divergence negatif. Target kenaikan harga pada level 2.550 kemudian 2.600 dengan support di 2.450, cut loss jika break 2.400.

Tag : Kinerja Saham
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top