Indah Kiat (INKP) Masuk Bisnis Kemasan

Emiten Grup Sinarmas, PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk. berencana melaukan ekspansi besar-besaran bisnis kemasan mulai tahun ini. Ekspansi tersebut ditargetan dapat menangkap pertumbuhan permintaan kemasan yang agresif.
Dara Aziliya | 27 Juni 2018 15:43 WIB
Pabrik kertas - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten Grup Sinarmas, PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk. berencana melaukan ekspansi besar-besaran bisnis kemasan mulai tahun ini. Ekspansi tersebut ditargetan dapat menangkap pertumbuhan permintaan kemasan yang agresif.

Pada tahun ini, Indah Kiat Pulp and Paper mulai menginvetasikan total US$600 juta untuk membangun wide packaging project atau pabrik kemasan terintegrasi di Kawasan Industri Karawang. Pabrik dengan kapasitas 750.000 ton per tahun tersebut ditargetkan selesai pada kuartal II/2020.

Investasi tersebut mendominasi belanja modal emiten dengan kode saham INKP tersebut yang pada tahun ini dianggarkan mencapai US$618 juta. Selain ditopang arus kas kuat, Indah Kiat menggunakan tambahan dana dari Medium Term Notes (MTN) untuk tambahan belanja modal tersebut.

Direktur Indah Kita Pulp and Paper yang juga merupakan Direktur Utama Tjiwi Kimia, Suhendra Wiriadinata mengungkapkan bahwa pertumbuhan permintaan produk kemasan sangat tinggi, sehingga perseroan ingin menangkap peluang tersebut.

“Pertumbuhan permintaaannya 4% [selama 2016—2020], itu dari volume kebutuhan yang sangat besar. Karena kinerja sedang baik, kami mulai galang dana dari pasar modal sehingga tidak mengganggu kebutuhan yang lain,” ungkap Suhendra di Jakarta, Rabu (27/6/2018).

Suhendra mengungkapkan bahwa bisnis kemasan atau packaging tersebut akan menyasar pasar ekspor, dengan tujuan utama negara-negara Asia. Saat ini, pesaing utama ekspor kertas dan produk kertas Indonesia adalah Brasil, sehingga dari sisi jarak ke Asia, Indonesia memiliki keunggulan.

“Kalau China menggunaan sebagian pulp untuk industri packaging-nya, maka cost dia akan mahal. Kalau kita menggunaan kertas bekas, biaya kit akan lebih murah. Sehingga kalau kami masuk bisnis packaging, maka untuk masuk pasar Asia termasuk China, akan lebih terbuka,” ungkap Suhendra.

Pabrik baru di Karawang tersebut akan dibangun terintegrasi dengan fasilitas logistiknya, di mana perusahaan akan turut membangun jeti untuk mempermudah distribusi sekaligus mengefisiensikan biaya.

Adapun, selama ini Indah Kiat memiliki tiga lini bisnis utama yaitu produksi bubur kertas atau pulp, kertas budaya, dan kertas industri. Bisnis kemasan Grup Sinarmas bik produksi dan distribusi dilakukan oleh Tjiwi Kimia.

Tag : indah kiat
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top