Elang Mahkota (EMTK) Gencar Ekspansi Bisnis Digital

Tahun ini, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. masih akan agresif melakukan ekspansi bisnis, terutama pada lini bisnis
Dara Aziliya | 25 Juni 2018 21:11 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Tahun ini, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. masih akan agresif melakukan ekspansi bisnis, terutama pada lini bisnis digital.

Ekspansi tersebut ditempuh baik melalui bisnis yang sudah ada (organik), maupun peluang dari akuisisi perusahaan lain. Wakil Direktur Utama Elang Mahkota Teknologi Sutanto Hartono mengungkapkan bahwa emiten dengan kode saham EMTK tersebut telah agresif berinvestasi pada lini digital sejak tahun lalu. Pertumbuhan bisnis digital EMTK pun cukup besar, mencapai tiga digit setiap tahunnya.

“Upaya monetisasi [bisnis digital] sekarang sudah muncul. Memang bisnis digital ini, baik yang di dalam mapun di luar Emtek masih rugi karena masih dalam tahap investasi. Balance sheet kami cukup kuar untu melakukan ekspansi-ekspansi pada tahun ini,” ungkap Sutanto di Jakarta, Senin (25/6/2018).

Sutanto mengungkapkan bahwa perseroan memiliki visi jangka panjang untuk beberapa bisnis digital, misalnya peluang untuk memperbesar kepemilikan saham pada Kapan Lagi Network atau yang pascaakuisisi berganti nama menjadi Kapan Lagi Youniverse (KLY).

Selain itu, perseroan juga mencatat jumlah transaksi e-commerce yang sebagian besar sahamnya juga dikuasai perseroan yaitu Bukalapak. Hingga akhir tahun ini, perseroan menargetkan 1 juta transaksi per hari pada situs belanja daring tersebut.

“Pendapatan dari lini bisnis digital memang masih kecil, karena kue iklan dari televisi sangat dominan mencapai 60% [pada pendapatan perseroan]. Kami juga serius mengembangkan aplikasi BBM dengan fitur-fitur baru,” ungkap Sutanto.

Adapun, emiten dengan kode saham EMTK tersebut memiliki empat lini bisnis yaitu media platform yang terdiri dari stasiun televisi SCTV, Indosiar, O Channel, operator TV berbayar, lini content yang termask Sinemart dan Screenplay Film, lini digital media yang termasuk KLY, Liputan6.com, Bukalapak.com, iflix, tix.id, dan sejumlah situs lainnya.

Terakhir, EMTK juga memiliki layanan service yang menaungi bisnis home shopping, IT Solutions, dan pelayanan digital payment.

Sutanto mengungkapkan sejauh ini perusahaan belum memilii rencana pasti untuk melakukan ekspansi anorganik. Kendati demikian, perseroan mengaku memiliki kas internal yang sehat untuk melakukan ekspansi seluruh lini bisnis.

Di sisi lain, pendapatan perseroan pada tahun ini diprediksi masih ditopang oleh belanja iklan pada stasiun televisi. Kendati demikian, investasi pada perusahaan online akan cukup signifian sehingga memengaruhi kinerja perseroan pada 2018.
“Dari sisi laba, kondisi tahun ini akan terjadi penurunan dari tahun lalu. Mengingat kami akan tetap melanjutkan espansi atau pun investasi di perusahaan-perusahaan online yang sedang kami garap,” ungkap Sutanto

 

Tag : elang mahkota teknologi
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top