Binaartha Sekuritas: Simak Pergerakan 6 Saham Berikut Ini

Binaartha Sekuritas memperkirakan IHSG akan mengalami teknikal rebound pascalibur panjang lebaran
Mia Chitra Dinisari | 25 Juni 2018 07:13 WIB
Karyawan melintas di antara monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/3/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Binaartha Sekuritas memperkirakan IHSG akan mengalami teknikal rebound pascalibur panjang lebaran.

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.793,778 hingga 5.765,745.

Sementara itu, resisten pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.843,749 hingga 5.865,687. Berdasarkan indikator, MACD sudah membentuk pola dead cross di area negatif.

Meskipun demikian, indikator Stochastic dan RSI sudah menunjukkan oversold, disertai dengan adanya bullish doji star candle, sehingga indeks berpeluang mengalami technical rebound.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*BBNI, Daily (7400) (RoE: 14.32%; PER: 9.45x; EPS: 788.28; PBV: 1.35x; Beta: 1.83):* Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 7350 – 7450, dengan target harga secara bertahap di area level 7675, 7850, 8550, 9250 dan 9975. Support: 7125.

*BBTN, Daily (2690) (RoE: 12.31%; PER: 10.32x; EPS: 260.72; PBV: 1.27x; Beta: 1.48):* Terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 2660 - 2700, dengan target harga secara bertahap di level 2750, 2820, 2880, 3380 dan 3630. Support: 2630.

*GIAA, Daily (250) (RoE: -31.84%; PER: -1.80x; EPS: -138.84; PBV: 0.57x; Beta: 0.1):* Saat ini bahwa pergerakan harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada level 246 – 252, dengan target harga di level 262. Support: 242.

*INDF, Daily (6550) (RoE: 9.58%; PER: 12.12x; EPS: 540.24; PBV: 1.16x; Beta: 0.88):* Saat ini bahwa pergerakan harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level level 6500 – 6600, dengan target harga secara bertahap di level 6750 dan 6850. Support: 6425.

*LPPF, Daily (8450) (RoE: 35.76%; PER: 24.83x; EPS: 340.32; PBV: 8.93x; Beta: 2.11):* Terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 8200 – 8500, dengan target harga di level 9000. Support: 8100.

*WSKT, Daily (2100) (RoE: 23.73%; PER: 4.88x; EPS: 447.16; PBV: 1.15x; Beta: 2.08):* Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish dragon fly doji candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 2080 - 2120, dengan target harga secara bertahap di level 2300, 2500 dan 2800. Support: 2000.

 

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top