IHSG Kembali Tinggalkan Level 6.000, Analis: Efek Psikologis Libur Panjang

Indeks harga saham gabungan meninggalkan level 6.000 di akhir pekan lalu. IHSG pada penutupan perdagangan Jumat (8/6/2018) melemah 113,071 atau 1,85% ke level 5.993,62. Kenapa?
Linda Teti Silitonga | 11 Juni 2018 07:36 WIB
Pengunjung mengambil gambar pergerakan harga saham di Gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta, Senin (22/1). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA— Indeks harga saham gabungan meninggalkan level 6.000 di akhir pekan lalu.

IHSG pada penutupan perdagangan Jumat (8/6/2018) melemah 113,071 atau 1,85% ke level 5.993,62.

“Pelemahan hanya terjadi dihari kelima (dalam perdagangan sepekan kemarin). Secara psikologis terjadi koreksi dikarenakan libur panjang di Indonesia,” kata Octavianus Marbun, analis Waterfront Sekuritas Indonesia seperti dikutip dari risetnya.

Dia mengemukakan, pada kahir pekan lalu, IHSG mengalami penguatan sebanyak + 0.17% .

Penutupan minggu pertama bulan Juni 2018 bergerak menguat sejak awal perdagangan dibuka dilevel 6.004.12, kemudian dilanjutkan hingga hari keempat mencapai level 6.116.14, lalu pada penutupan pekan ditutup melemah signifikan dibawah level 6.000.

Octavianus mengemukakan, penguatan terlihat dipola trend ADX mingguan dengan tren naik yang stagnan (+DI 16) pekan lalu +DI 16, lalu tren turun berkurang (-DI 23) pekan lalu –DI 25, RSI naik tipis di 45, pekan lalu 44.

Dia memekirakan IHSG dalam jangka menengah masih dapat rebound , atpi karena dalam tren turun dengan sedikit tekanan jual di beberapa saham LQ 45.

“Secara harian sepekan depan akan menguat moderat, dikarenakan pekan depan market hanya berlangsung 3 hari,” kata Octavianus.

Seperti diketahui BEI akan kembali dibuka setelah libur Lebaran pada Rabu (20/6/2018).

Tag : Kinerja Saham
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top