Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Investor Berbondong Lepas Saham Apple Inc di Kuartal I, Terbesar Sejak 2008

Dilansir Bloomberg, sejumlah investor melepas kepemilikan saham produsen iPhone tersebut hingga mencapai total 153 juta lembar saham dalam tiga bulan pertama tahun ini, ungkap analisis lembaga pengajuan 13F.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 16 Mei 2018  |  07:55 WIB
Logo Apple di satu toko Apple di Munich, Jerman - Reuters
Logo Apple di satu toko Apple di Munich, Jerman - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Investor institusi belum pernah bersikap skeptis seperti sekarang terhadap saham Apple Inc, setidaknya sejak krisis keuangan 2008 silam.

Dilansir Bloomberg, sejumlah investor melepas kepemilikan saham produsen iPhone tersebut hingga mencapai total 153 juta lembar saham dalam tiga bulan pertama tahun ini, ungkap analisis lembaga pengajuan 13F.

Jumlah tersebut merupakan yang terbesar setidaknya sejak kuartal I/2008 ketika Bloomberg mulai melacak data.

Jumlah saham yang dilepas investor Ini juga menjadi yang paling banyak di antara saham lain pada indeks S&P 500 pada kuartal pertama tahun 2018.

Berkurangnya kepemilikan ini merupakan penurunan ketiga dalam empat kuartal terakhir, dengan peningkatan jumlah kepemilikan hanya terjadi pada kuartal keempat 2018 yang mencapai 8,6 juta lembar saham.

Sentimen investor pada Apple telah memburuk tahun ini di tengah kekhawatiran tentang apakah perusahaan akan dapat mempertahankan laju penjualan unit iPhone.

Tentu saja satu pengecualian utama untuk tren ini adalah Warren Buffett. Berkshire Hathaway Inc. membeli 75 juta saham Apple pada kuartal pertama 2018 dan menjadi investor terbesar ketiga perusahaan.

Bank of America Corp, Wells Fargo & Co, Citigroup Inc. termasuk di antara 10 daftar teratas dari saham dan reksadana yang diperdagangkan di bursa yang mencatat penurunan dalam kepemilikan pada kuartal pertama 2018.

Lembaga ini memangkas posisi di Bank of America sebanyak sekitar 135 juta saham, sedangkan Citigroup mencapai 67 juta saham dan Wells Fargo sekitar 46 juta saham.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apple inc
Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top