Harga Batu Bara Rebound 0,7%

Pada perdagangan Rabu, harga batu bara untuk kontrak Juli 2019, kontrak teraktif di bursa komoditas Rotterdam, ditutup menguat 0,7% atau 0,6 poin ke level US$85,9 per metrik ton.
Aprianto Cahyo Nugroho | 26 April 2018 08:05 WIB
Alat berat dioperasikan untuk membongkar muatan batu bara dari kapal tongkang, di Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/4/2018). - JIBI/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA – Harga batu bara ditutup rebound pada akhir perdagangan Rabu (25/4/2018), sejalan dengan penguatan harga minyak mentah.

Pada perdagangan Rabu, harga batu bara untuk kontrak Juli 2019, kontrak teraktif di bursa komoditas Rotterdam, ditutup menguat 0,7% atau 0,6 poin ke level US$85,9 per metrik ton.

Adapun pada perdagangan sebelumnya, Selasa (24/4), harga batu bara berakhir merosot 1,33% atau 1,15 poin ke level US$85,3 per metrik ton.

Penguatan harga batu bara ini sejalan dengan harga minyak mentah yang juga menguat saat investor tetap fokus pada sinyal dari Presiden Prancis Emmanuel Macron terhadap kesepakatan nuklir Iran. Hal tersebut, membayangi laporan persediaan minyak AS yang bearish.

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni 2018 berakhir naik 35 sen di level US$68,05 per barel di New York Mercantile Exchange. Total volume yang diperdagangkan sekitar 6% di atas rata-rata 100 hari.

Adapun harga minyak Brent untuk pengiriman Juni 2018 naik 14 sen dan ditutup di US$74 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Minyak mentah acuan global ini diperdagangkan premium US$5,95 terhadap WTI Juni.

Dilansir Bloomberg, bursa minyak di New York berakhir 0,5% lebih tinggi pada Rabu setelah berfluktuasi selama sesi perdagangan. Data yang dirilis Energy Information Administration (EIA) sebelumnya mengejutkan para pedagang, yang menunjukkan peningkatan stok minyak mentah AS lebih besar dari perkiraan.

Pada akhir sesi, investor kembali fokus pada pernyataan Macron dan masalah yang masih ada seputar kesepakatan nuklir Iran.

“Hal terjadi di sini adalah Iran dan penghitungan mundur hingga 12 Mei, tenggat waktu untuk keputusan AS mengenai memperbarui sanksi Iran,” kata Rob Thummel, direktur pelaksana di Tortoise. “Itulah yang dilihat pelaku pasar untuk petunjuk dan perdagangan.”

Para investor menunggu-nunggu komentar dari Macron, yang mendorong batas diplomasi internasional, sebagai upaya terakhirnya untuk menyelamatkan kesepakatan nuklir Iran.

Pergerakan harga batu bara kontrak Juli 2018 di bursa Rotterdam

Tanggal                                    

US$/MT

25 April

85,9

(+0,7%)

24 April

85,3

(-1,33%)

23 April

86,45

(+0,82%)

20 April

85,75

(0%)

19 April

85,75

(+1,9%)

 

 

 

 

 

Sumber: Bloomberg

Tag : harga batu bara
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top