Kurs Tengah Bank Indonesia Terapresiasi ke Rp13.888, Mayoritas Kurs di Asia Melemah

Kurs jual ditetapkan Rp13.957 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp13.819 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp138.
Aprianto Cahyo Nugroho | 25 April 2018 12:19 WIB
Petugas memeriksa uang di cash center'Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (15/5). - Antara/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Rabu (25/4/2018) di Rp13.888 per dolar AS, terapresiasi 12 poin atau 0,09% dari posisi Rp13.900 pada Selasa (24/4).

Kurs jual ditetapkan Rp13.957 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp13.819 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp138.

Di pasar spot, nilai tukar rupiah terpantau berbalik melemah 5 poin atau 0,04% ke level Rp13.894 per dolar AS pada pukul 11.49 WIB.

Rupiah sebelumnya dibuka menguat 8 poin atau 0,06%di posisi Rp13.881 per dolar AS, setelah ditutup rebound 86 poin atau 0,62%di level Rp13.881 per dolar AS pada perdagangan Selasa (24/4).

Rupiah berbalik melemah di saat di antara mata uang lainnya di Asia yang terpantau bergerak melemah terhadap dolar AS siang ini, dipimpin rupee India yang merosot 0,41%, disusul won Korea Selatan yang melema 0,31%.

Adapun hanya renminbi China yang terpantau menguat terhadap dolar AS dengan apresiasi tipis 0,02%.

Sementara itu, indeks dolar AS, yang melacak pergerakan greenback terhadap sejumlah mata uang dunia terpantau menguat 0,15% atau 0,134 poin ke level 90,9 pada pukul 11.44 WIB.

Sebelumnya, indeks dolar dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,008 atau 0,01% poin di posisi 90,758 setelah pada perdagangan Selasa (24/4) ditutup melemah 0,2% atau 0,18 poin di posisi 90,766.

Kurs Transaksi Bank Indonesia (Rupiah)

25 April

13.888

24 April

13.900

23 April

13.894

20 April

13.804

19 April

13.778

 

 

 

 

Sumber: Bank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kurs tengah bank indonesia

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top