Perluas Pasar Investor Ritel, Manulife Gandeng Masyarakat Ekonomi Syariah

Sebagai upaya untuk meningkatkan investor ritel produk reksa dana syariah, PT Manulife Aset Manajemen Indonesia menggandeng Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) untuk mengembangkan industri pasar modal syariah di Indonesia.
Tegar Arief | 20 April 2018 17:21 WIB
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - Sebagai upaya untuk meningkatkan investor ritel produk reksa dana syariah, PT Manulife Aset Manajemen Indonesia menggandeng Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) untuk mengembangkan industri pasar modal syariah di Indonesia.

Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen bersama antara Manulife dan MES untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan mendorong tingkat penggunaan produk-produk pasar modal syariah.

"Kalau menggandeng MES tentu yang kami sasar adalah investor ritel karena investor ritel lebih tahan banting dan mereka kami harapkan menjaga dana kelolaan," kata Justitia Tripurwasani, Director & Chief of Legal, Risk, and Compliance Officer dan Ketua Unit Pengelolaan Investasi Syariah Manulife, Jumat (20/4/2018).

Dia mengatakan Indonesia memiliki populasi muslim yang sangat besar, yakni sekitar 87%. Tingkat kesejahteraan masyarakatnya pun semakin meningkat, sehingga secara perlahan mulai muncul kebutuhan untuk menyimpan maupun mengembangkan dananya di produk-produk yang dikelola sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

"Namun karena minimnya tingkat pengetahuan finansial, masih ada saja anggota masyarakat kita yang terjebak investasi bodong, yang terkadang berkedok agama. Melalui kerja sama ini, masyarakat dapat terhindar dari investasi bodong," ujarnya.

Dia menambahkan berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2016 yang dilakukan oleh Otoritas jasa Keuangan (OJK), tingkat literasi pasar modal syariah di Indonesia hanya 0,02% dan tingkat inklusi atau penggunaannya hanya 0,01%.

Menurutnya, kerja sama ini merupakan salah satu bentuk upaya perseroan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pasar modal syariah. Lebih jauh lagi, dia berharap agar tingkat penggunaan produk pasar modal syariah, terutama reksa dana syariah, dapat meningkat.

"Reksa dana syariah merupakan produk investasi di pasar modal yang aman, terjangkau, dan dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia, cukup dengan dana investasi minimum Rp10.000," ujarnya.

Ketua II Pengurus Pusat MES Friderica Widyasari Dewi mengatakan, kerjasama ini merupakan bentuk kontribusi aktif untuk mendorong ekonomi dan keuangan syariah khususnya pasar modal syariah di Indonesia.

"Salah satu tindak lanjut dari perjanjian kerja sama ini, MES dan MAMI akan mengadakan kegiatan literasi dan inklusi pasar modal syariah untuk pertama kalinya di Bekasi besok," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
manulife indonesia

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top