Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pefindo Naikkan Outlook AISA

Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 13 April 2018  |  19:30 WIB
Pefindo Naikkan Outlook AISA
TPS Food - tigapilar.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA--Lembaga pemeringkat PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menaikkan outlook PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk., dari negatif menjadi stabil, pascapersetujuan perpanjangan tenor surat utang yang akan jatuh tempo.

Analis Pefindo Martin Pandiangan mengatakan, Tiga Pilar Sejahtera telah memperoleh perpanjangan waktu selama 12 bulan untuk melunasi obligasi dan surat utan syariah yang akan jatuh tempo. Dia mengatakan, perpanjangan waktu selama 12 bulan menurunkan risiko pembiayaan kembali dan memberikan kecukupan waktu bagi AISA untuk mengeksekusi beberapa aksi korporasi dengan tujuan pelunasan utang.

"Kami merevisi outlook menjadi stabil dan kami terus melakukan pengawasan dalam beberapa bulan ke depan," ungkapnya di Jakarta, Jumat (13/4/2018).

Di saat yang sama, Pefindo mempertahankan peringkat idCCC untuk obligasi I/2013 dan idCCCsy untuk sukuk ijarah I/2013 dan sukuk II/2016 emiten consumer goods.

Pefindo mencermati beberapa risiko terkait eksekusi aksi korporasi AISA dalam memperoleh sumber pembayaran, seperti divestasi beras dan refinancing utang.

Martin menilai keterlambatan divestasi entitas anak beras akan berdampak signifikan terhadap kapabilitas AISA untuk membayar obligasi dan sukuk yang akan jatuh tempo. Namun, peringkat outlook negatif berpotensi disematkan kembali jika proses divestasi beras memakan waktu lebih lama dari yang waktu diantisipasi atau bila kinerja perusahaan terus memburuk.

Dia mengungkapkan, peringkat obligasi dan sukuk yang akan jatuh tempo berpotensi diturunkan menjadi idD, jika terdapat gagal bayar pokok pinjaman dan bunga saat jatuh tempo. Menurut Martin, obligor dengan peringkat idCCC sangat rentan dan tergantung pada kondisi bisnis dan keuangan yang menguntungkan untuk memenuhi komitmen keuangan AISA.

Sepanjang tahun ini, Pefindo telah dua kali menurunkan peringkat obligasi Tiga Pilar Sejahtera dari idBBB menjadi idBB+ pada Januari 2018. Saat itu, Pefindo menilai, penurunan tersebut layak dilakukan karena lemahnya likuiditas AISA dan munculnya risiko proses negosiasi divestasi entitas beras.

Pada Februari 2018, Pefindo kembali menurunkan peringkat obligasi AISA dari idBB+ menjadi idCCC. Penurunan peringkat obligasi itu sejalan dengan lemahnya likuiditas AISA dan ketidakmampuan AISA untuk melunasi surat utang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aisa
Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top