Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IPO 25% Saham, Dafam Property Incar Dana Rp48 Miliar

PT Dafam Property Indonesia Tbk., perusahaan pengembang properti, pengelolaan dan penyewaan gedung serta perhotelan akan menggelar penawaran umum perdana saham atau initial public offering/ IPO dengan harga Rp110-Rp120 per saham.
Emanuel B. Caesario
Emanuel B. Caesario - Bisnis.com 31 Maret 2018  |  22:57 WIB
Hotel Dafam Pekanbaru - Istimewa
Hotel Dafam Pekanbaru - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA—PT Dafam Property Indonesia Tbk., perusahaan pengembang properti, pengelolaan dan penyewaan gedung serta perhotelan akan menggelar penawaran umum perdana saham atau initial public offering/ IPO dengan harga Rp110-Rp120 per saham.

Dafam Property berencana melepas sebanyak-banyaknya 400 juta saham atau 25% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO ini. Dengan indikasi harga Rp110-Rp120 per saham, Dafam Property berpotensi meraup dana Rp44 miliar hingga Rp48 miliar.

Secara bersamaan, Dafam Property juga menerbitkan 300 juta waran seri I dengan harga pelaksanaan Rp138 hingga Rp150 yang diberikan secara gratis kepada pembeli saham baru perseroan dengan ratio setiap membeli 4 saham berhak atas 3 waran.

Adapun, sebagian besar tujuan penggunaan dana IPO ini, yakni 47,83%, adalah untuk pembelian tanah dan bangunan seluas 21.232 m2 di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Lalu, 17,39% digunakan untuk pembelian tanah dan bangunan kantor seluas 253 m2 di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Selanjutnya, sekitar 7,39% akan digunakan perseroan untuk melakukan pembelian tanah seluas 645 m2 di Kota Semarang, Jawa Tengah. Sebanyak 6,74% akan digunakan untuk peningkatan penyertaan modal pada entitas anak yakni PT Dafam Mambo International (DMI).

Dana yang diserahkan kepada DMI selanjutnya akan digunakan untuk melakukan peningkatan penyertaan modal di PT Hotel Cilacap Indah yang akan digunakan untuk pembelian tanah 815 m2 di Kabupaten Cilacap Jawa Tengah.

“Sisanya sekitar 20,65% akan digunakan untuk modal kerja perseroan. Sedangkan dana yang diperoleh dari pelaksanaan waran seri I seluruhnya akan digunakan untuk pengembangan usaha,” ungkap manajemen Dafam Property dalam siaran pers yang dikutip Sabtu (31/3/2018).

Perseroan merupakan bagian dari Dafam Group yang memiliki sejumlah perusahaan di berbagai bidang bisnis, seperti peternakan sarang burung walet, farmasi, mitra produksi sigaret, lifestyle resto & café, dan investasi lainnya.

Didukung oleh manajemen yang telah berpengalaman puluhan tahun di bidang perhotelan dan pengembangan properti, perseroan memiliki inovasi dan kreativitas dalam mengembangkan proyek-proyeknya di Indonesia.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

DAFAMLAND
Editor : Ana Noviani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top