Lelang Sukuk: MNC Sekuritas Perkirakan Penawaran Investor Capai Rp15 Triliun

MNC Sekuritas memperkirakan penawaran investor dalam lelang sukuk negara yang akan digelar hari ini, Selasa (20/3/2018) akan meningkat dibandingkan dengan lelang dua pekan sebelumnya, dengan kisaran Rp10 triliun hingga Rp15 triliun.
Emanuel B. Caesario | 20 Maret 2018 08:43 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - MNC Sekuritas memperkirakan penawaran investor dalam lelang sukuk negara yang akan digelar hari ini, Selasa (20/3/2018) akan meningkat dibandingkan dengan lelang dua pekan sebelumnya, dengan kisaran Rp10 triliun hingga Rp15 triliun.

Hari ini, pemerintah akan kembali menggelar lelang surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk negara.

Seri SBSN yang akan dilelang adalah seri SPN-S (Surat Perbendaharaan Negara - Syariah) dan PBS (Project Based Sukuk) untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2018.

Target penerbitan adalah senilai Rp8 triliun dengan seri – seri yang akan dilelang adalah sebagai berikut:

SPN-S 07092018 (Diskonto; 7 September 2018);
PBS016 (6,25000%; 15 Maret 2020);
PBS002 (5,45000%; 15 Januari 2022);
PBS017 (6,12500%; 15 Oktober 2025);
PBS012 (8,87500%; 15 November 2031); dan
PBS004 (6,10000%; 15 Februari 2037).

"Kami perkirakan jumlah penawaran yang masuk akan berkisar antara Rp10—15 triliun dengan jumlah penawaran terbesar akan didapati pada Surat Perbendaharaan Negara seri SPN-S 07092018 serta pada PBS016," kata I Made Adi Saputra, fixed income analyst MNC Sekuritas dalam riset harian, Selasa (20/3/2018).

Berdasarkan kondisi di pasar sekunder menjelang pelaksanaan lelang, MNC Sekuritas memperkirakan tingkat imbal hasil yang akan dimenangkan pada lelang hari ini adalah sebagai berikut :

SPN-S 07092018 berkisar antara 4,18750% - 4,28125%;
PBS016 berkisar antara 5,87500% - 5,96875%;
PBS002 berkisar antara 6,34375% - 6,43750%;
PBS017 berkisar antara 6,75000% - 6,84375%;
PBS012 berkisar antara 7,25000% - 7,34375%; dan
PBS004 berkisar antara 7,56250% - 7,65625%.

Di tahun 2018, target penerbitan kotor (gross issuance) Surat Berharga Negara senilai Rp846,4 triliun, yang mana pada kuartal I 2018 pemerintah mentargetkan penerbitan Surat Berharga Negara melalui lelang senilai Rp194,50 triliun dari 7 kali lelang Surat Utang Negara dan 6 kali lelang Sukuk Negara.

Pada lelang Sukuk Negara sebelumnya, pemerintah meraup dana senilai Rp5,09 triliun dari total penawaran yang masuk senilai Rp8,61 triliun.

Tag : lelang, sukuk
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top