Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tunas Baru (TBLA) Terbitkan Obligasi Rp1 Triliun

Wakil Presiden Direktur Tunas Baru Lampung Sudarmo Tasmin menyampaikan, Obligasi I Tunas Baru Lampung Tahap I Tahun 2018 diterbitkan tanpa warkat, kecuali sertifikat jumbo obligasi yang diluncurkan a.n. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 14 Februari 2018  |  11:45 WIB
Lahan sawit yang dikelola Tunas Baru Lampung (TBLA)
Lahan sawit yang dikelola Tunas Baru Lampung (TBLA)

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten perkebunan PT Tunas Baru Lampung Tbk., (TBLA) melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) obligasi dengan jumlah pokok sebesar-besarnya Rp1 triliun.

Dalam PUB Obligasi I Tunas Baru Lampung, manajamen menargetkan raihan dana Rp1,5 triliun. Untuk mengeksekusi aksi korporasi tersebut, perusahaan menerbitkan Obligasi I Tunas Baru Lampung Tahap I Tahun 2018 dengan pokok sebesar-besarnya Rp1 triliun.

Wakil Presiden Direktur Tunas Baru Lampung Sudarmo Tasmin menyampaikan, Obligasi I Tunas Baru Lampung Tahap I Tahun 2018 diterbitkan tanpa warkat, kecuali sertifikat jumbo obligasi yang diluncurkan a.n. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Surat utang ini memiliki jangka waktu 5 tahun. Pembayaran bunga obligasi pertama dilakukan pada 29 Juni 2018, sedangkan pembayaran terakhir sekaligus jatuh tempo ialah pada 29 Maret 2023. Namun, manajemen belum menentukan besaran pokok bunga.

Dalam rangka penerbitan obligasi, TBLA sudah memeroleh peringkat A+ (single A plus) dari PT Fitch Rating Indonesia. Peringkat atas dari Fitch ini berlaku dalam periode 3 Januari 2018 sampai dengan 2 Januari 2019.

Penjamin pelaksana emisi ialah PT Mandiri Sekuritas dan PT Maybank Kim Eng Securities. Adapun, wali amanat adalah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Berikut jadwal sementara penerbitan Obligasi I Tunas Baru Lampung Tahap I Tahun 2018.

  • Masa Penawaran Awal : 27 Februari—12 Maret 2018
  • Perkiraan Tanggal Efektif : 21 Maret 2018
  • Perkiraan Masa Penawaran Umum : 23—25 Maret 2018
  • Perkiraan Tanggal Penjatahan : 27 Maret 2018
  • Perkiraan Tanggal Distribusi Elektronik : 29 Maret 2018
  • Perkiraan Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan : 29 Maret 2018
  • Perkiraan Tanggal Pencatatan di BEI : 2 April 2018

“Satuan pemindahbukuan obligasi ini adalah sebesar Rp1 atau kelipatannya. Jumlah minimum pemesanan Obligasi adalah Rp5 juta dan/atau kelipatannya,” papar Sudarmo dalam keterbukaan Informasi, Rabu (14/2/2018).

Menurutnya, dana yang diperoleh dari obligasi setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, seluruhnya akan dipergunakan oleh perseroan untuk membayar utang.

Rinciannya ialah sekitar Rp420 miliar untuk pelunasan seluruh pokok pinjaman kepada PT Bank Maybank Indonesia Tbk., sekitar Rp420 miliar untuk menurunkan saldo pinjaman perusahaan kepada PT Bank CIMB Niaga Tbk.

Selanjutnya, sekitar Rp90 miliar digunakan untuk menurunkan saldo kepada PT Bank OCBC NISP Tbk, dan sekitar Rp60 miliar dialokasikan untuk menurunkan saldo pinjaman kepada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Berdasarkan laporan keuangan per September 2017, utang bank jangka pendek TBLA mengalami kenaikan 67,58% year on year (yoy) menjadi Rp1,64 triliun dari sebelumnya Rp981,82 miliar. Hal ini terutama disebabkan kenaikan pinjaman dari PT Bank CIMB Niaga Tbk dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk serta PT Bank Permata Tbk.

Jumlah liabilitas jangka panjang perseroan per kuartal III/2017 juga meningkat 15,59% yoy menjadi Rp5,31 triliun dari sebelumnya Rp4,59 triliun. Adapun, utang bank jangka panjang yang akan jatuh tempo lebih dari satu tahun naik 12,81% yoy menuju Rp 3,56 triliun per 30 September 2017.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi
Editor : Fajar Sidik
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top