Garuda Maintenance Facility (GMFI) Bakal Rangkul GIAA Untuk Jangka Panjang

PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk., menandatangani nota kesepahaman (MoU) perawatan pesawat dengan induk usahanya, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.
Yodie Hardiyan | 13 Desember 2017 20:20 WIB
Direktur Utama PT Garuda Maintenance Facility (GMF) Aero Asia Iwan Joeniarto (tengah), mendengarkan pertanyaan saat paparan publik di Jakarta, Senin (11/9). - JIBI/Dwi Prasetya
 

Bisnis.com, JAKARTA - PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk., menandatangani nota kesepahaman (MoU) perawatan pesawat dengan induk usahanya, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

MoU ini merupakan suatu bentuk komitmen kedua belah pihak untuk melanjutkan kontrak kerja sama jangka panjang untuk perawatan armada Garuda Indonesia yang sebelumnya sudah dilakukan sejak GMF berdiri 2002 dan akan berakhir pada Juni 2018 mendatang.

Direktur Utama GMF Iwan Joeniarto menyampaikan bahwa GMF akan berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan terhadap Garuda Indonesia sebagai salah satu key account customer-nya.

“Dari kesepakatan bersama ini akan dibentuk tim khusus baik dari GMF maupun Garuda Indonesia untuk melakukan penyempurnaan layanan yang diberikan GMF untuk Garuda Indonesia,” papar Iwan dalam keterangan tertulis, Rabu (13/12).

Sejak GMF berdiri 15 tahun lalu, Garuda Indonesia telah mempercayakan keseluruhan perawatan pesawatnya (total maintenance) kepada GMF, baik dalam bentuk power-by-the-hour (PBTH) maupun time and material basis.

Dengan kondisi tersebut, layanan yang diberikan GMF ini akan memudahkan pelanggannya dalam perawatan menyeluruh serta merencanakan biaya perawatan pesawat. Iwan menambahkan bahwa layanan yang diberikan kepada Garuda Indonesia merupakan bagian dari strategi GMF sebagai total solutions provider.

“Layanan ini kami berikan kepada seluruh customer yang memercayakan keseluruhan perawatan pesawatnya di GMF. Kami memberlakukan ‘equal treatment ‘ kepada seluruh pelanggan. Dengan terus meningkatnya kualitas layanan Garuda Indonesia, maka requirement untuk GMF pun semakin tinggi, dan kami berkomitmen untuk bisa memenuhinya,” kata Iwan.

Iwan juga mengatakan bahwa Garuda Indonesia sebagai maskapai bintang 5 dapat menjadi etalase bisnis GMF untuk mengembangkan usahanya baik ke dalam dan keluar negeri.

“Ke depan kami memang mencoba untuk meraih lebih besar lagi pasar perawatan maskapai di luar Garuda Indonesia. Namun portofolio Garuda sebagai airline kelas dunia pun tetap menjadikan GMF memiliki rekam jejak yang diperhitungkan dalam industri MRO global,” papar Iwan.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Teknik dan Pemeliharaan Garuda Indonesia, I Wayan Susena mengatakan bahwa selama ini GMF yang merupakan anak perusahaan Garuda Indonesia telah memberikan pelayanan yang optimal dalam menjaga armada tetap dalam kondisi laik terbang.

Wayan mengapresiasi kualitas layanan GMF sebagai perusahaan perawatan pesawat kelas dunia yang semakin baik dari waktu ke waktu.

“Apalagi sinergi Garuda Indonesia Group juga akan secara optimal kita lakukan. Namun sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik kami juga melakukan performance review kepada seluruh rekanan bisnis kami tanpa terkecuali termasuk GMF sebagai maintenance provider kami,” ujar Waya

 
Tag : garuda maintenance facility
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top