Pipa Keystone Pulih Hari ini, Harga Minyak Terkoreksi

Pipa yang mengalirkan minyak mentah dari ladang minyak Alberta ke pusat perdagangan minyak mentah AS mulai pulih pada hari ini. Kondisi ini membuat harga minyak mentah dunia terkoreksi tiga sesi perdagangan berurutan.
Eva Rianti | 28 November 2017 09:39 WIB
Ilustrasi. - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA – Pipa yang mengalirkan minyak mentah dari ladang minyak Alberta ke pusat perdagangan minyak mentah AS mulai pulih pada hari ini. Kondisi ini membuat harga minyak mentah dunia terkoreksi tiga sesi perdagangan berurutan.

Pada perdagangan Selasa (28/11) pukul 07.00 WIB, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) melemah 0,23 poin atau 0,40% menjadi US$57,88 per barel di New York Merchantile Exchange.

Sementara harga minyak Brent turun 0,02 poin atau 0,03% menuju US$63,84 di ICE Futures yang berbasis di London.

Dilansir Reuters, TransCanada Corp. menuturkan, pipa minyak mentah Keystone akan dimulai pada tekanan yang rendah pada hari ini (28/11) setelah dua minggu mengalami kebocoran 5.000 barel minyak mentah di pedesaan South Dakota.

Perusahaan yang berbasis di Calgary tersebut mengatakan bahwa U.S Pipeline Hazardous Materials Safety Administration (PHMSA) meninjau ulang rencana perbaikan dan pemulihan.

Dikatakan akan memulai operasi pipa dengan tekanan rendah dan secara bertahap meningkatkan volume minyak mentah yang bergerak melewatinya.

Seperti diketahui, sebelumnya pada 16 November 2017 TransCanada telah menutup pipa sepanjang 590.000 barel per hari, salah satu rute ekspor minyak mentah utama Kanada yang menghubungkan ladang minyak Alberta ke kilang minyak AS.

“Pembersihan secepat yang kita harapkan, mereka bekerja 24 jam sehari,” kata Brian Walsh, Environmental Scientist Manager di South Dakota Department of Enviroment and Natural Resources.

Penghentian operasional Keystone mengguncang harga minyak mentah di kedua sisi perbatasan lantaran pelaku pasar mengantisipasi pergerakan minyak mentah di Alberta, sementara persediaan turun di pusat perdagangan berjangka di Cushing, Oklahoma.

Harga minyak mentah dunia telah mengalami pelebaran ke sisi rendah saat berita tentang pipa Keystone kembali beroperasi. Pasalnya, produksi minyak shale AS selama ini menjadi sentimen negatif bagi penguatan harga minyak dunia, sehingga gangguan pada pipa tersebut memicu penurunan harga global.

Pengusaha melihat pergerakan harga yang liar lantaran faktor pasokan di Cushing.

Terpantau melalui Bloomberg, semenjak TransCanada mengatakan pada Jumat (24/11) bahwa akan melakukan pembersihan, harga WTI mulai turun dari level US$58,95 per barel menjadi US$57,92 per barel pada penutupan perdagangan Senin (27/11) lalu.

Adapun harga minyak Brent mengalami pelemahan tiga sesi perdagangan berurutan dari level US$63,86 per barel menjadi US$63,80 per barel.

Tag : Harga Minyak
Editor : Pamuji Tri Nastiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top