MYOH Perkuat Kontrak Tambang Kideco

PT Samindo Resources Tbk. telah meningkatkan kontrak pertambangan milik PT Kideco Jaya Agung.
Lukas Hendra TM
Lukas Hendra TM - Bisnis.com 20 November 2017  |  21:33 WIB
MYOH Perkuat Kontrak Tambang Kideco
Aktivitas di area pertambangan batu bara PT Adaro Indonesia, di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Selasa (17/10). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – PT Samindo Resources Tbk. telah meningkatkan kontrak pertambangan milik PT Kideco Jaya Agung.

Investor Relations Samindo Resources Ahmad Zaki mengatakan anak usaha perseroan telah menandatangani kontrak dengan PT Kideco Jaya Agung pada pekan lalu.

Kesepakatan tersebut, paparnya, untuk melanjutkan kontrak jasa pertambangan PT Kideco Jaya Agung dengan empat anak usaha perseroan, yakni PT Sims Jaya Kaltim, PT Samindo Utama Kaltim, PT Trasindo Murni Perkasa, dan PT Mintec Abadi.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, target produksi batu bara perseroan akan meningkat mulai 2018 hingga beberapa tahun ke depan. Pasalnya, kesepakatan tersebut menetapkan capaian 2017 sebagai batas bawah perhitungan target tahunan perseroan.

“Persentasenya tidak ditentukan. Hanya disebutkan tidak lebih rendah dari target tahun 2017. Jadi, persentase fleksibel tergantung target produksinya Kideco,” katanya saat dihubungi Bisnis.com, Senin (20/11/2017).

Selain kontrak Kideco, Zaki menambahkan perseroan telah mengantongi kontrak jangka menengah dari PT Bayan Resources Tbk. untuk melakukan aktivitas pemindahaan batuan penutup dan produksi batu bara. Pada tahun depan, lanjutnya, proyek Bayan akan memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap kinerja operasional emiten berkode saham MYOH ini.

“Kami berharap proyek Bayan berjalan dengan baik pada 2018 dan dapat memberikan konstribusi yang positif pada kinerja operasional perseroan,” katanya.

Direktur Operasional Samindo Resources Ahmad Saleh mengungkapkan anak usaha perseroan, yakni PT SIMS Jaya Kaltim selama ini merupakan kontraktor pertambangan untuk Kideco.

Menurutnya, berdasarkan perjanjian, SIMS akan menggarap tambang tersebut sampai kontrak pertambangan (perjanjian karya pengusahaan pertambangan batu bara/PKP2B) berakhir pada 2023.

“Kalau setelah itu [2023], ya nanti kita lihat. Kita kinerja bagus saja. Kalau kinerja bagus, pasti kita akan digunakan,” katanya.

Ahmad Zaki kala itu juga mengungkapkan bahwa untuk kontrak jasa pertambangan di Kideco memang sampai 2023. Namun memang setelah 2023, pihaknya belum mengetahui karena ada banyak skema dan opsi.

“Ada banyak skema dan banyak yang bisa terjadi. Tapi, SIMS sudah 15 tahun di Kideco. Kalau porsi diambil, kontraktor lain butuh penyesuaian,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
emiten tambang, samindo resources

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top