Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SIMP Bukukan Penjualan Rp12,23 Triliun per September 2017

Dalam periode 9 bulan pertama 2017, emiten perkebunan PT Salim Ivomas Pratama Tbk. (SIMP) membukukan penjualan senilai Rp12,23 triliun, naik 19% year on year (yoy) dari sebelumnya 10,23 triliun.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 27 Oktober 2017  |  10:47 WIB
SIMP Bukukan Penjualan Rp12,23 Triliun per September 2017
Ilustrasi - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Dalam periode 9 bulan pertama 2017, emiten perkebunan PT Salim Ivomas Pratama Tbk. (SIMP) membukukan penjualan senilai Rp12,23 triliun, naik 19% year on year (yoy) dari sebelumnya 10,23 triliun.

Melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Jumat (27/10/2017), perusahaan menyebutkan kenaikan pendapatan terjadi seiring dengan kenaikan kontribusi penjualan dari Divisi Perkebunan dan Divisi Minyak & lemak Nabati (EOF).

Peningkatan produksi perkebunan berimbas kepada penjualan minyak kelapa sawit atau CPO yang naik 11% yoy menjadi 654.000 ton dari periode 9 bulan pertama 2016 sejumlah 587.000 ton. Adapun penjualan terkait kernel sawit (PK) per September 2017 mencapai 160.000 ton, tumbuh 18% yoy dari sebelumnya 135.000 ton.

“Sementara itu, kontribusi penjualan gula dan karet turun tipis masing-masing menuju 44.000 ton dan 9.100 ton dibandingkan sebelumnya 49.000 ton dan 9.500 ton,” papar manajemen.

Meningkatnya penjualan berimbas kepada laba bruto perusahaan yang naik 21% yoy menjadi Rp2,64 triliun dari sebelumnya Rp2,18 triliun. Pertumbuhan ini juga didukung kenaikan harga jual produk minyak kelapa sawit.

Adapun laba usaha naik 43% yoy menjadi Rp1,44 triliun dari sebelumnya Rp1 triliun. Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk per September 2017 naik 38% yoy menjadi Rp406 miliar dari sebelumnya Rp295 miliar.

Aset perusahaan Group Salim ini juga naik menuju 32,98 triliun dari sebelumnya 32,53 triliun, karena peningkatan liabilitas menjadi Rp15,06 triliun dan ekuitas Rp17,92 triliun. Pada 9 bulan pertama 2016, liabilitas dan ekuitas masing-maisng senilai Rp14,92 triliun dan Rp17,62 triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

salim ivomas
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top