IPO Wika Realty Berpeluang Ditunda

Rencana penawaran umum perdana saham (IPO) PT Wika Realty, anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., berpotensi ditunda pada awal 2018 dari rencana semula pada semester II/2017.
Yodie Hardiyan | 08 Agustus 2017 16:15 WIB
Direktur Utama PT WIKA Gedung Nariman Prasetyo menjawab pertanyaan saat berkunjung ke kantor redaksi Bisnis Indonesia di Jakarta, Kamis (3/8). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA--Rencana penawaran umum perdana saham (IPO) PT Wika Realty, anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., berpotensi ditunda pada awal 2018 dari rencana semula pada semester II/2017.

Direktur Keuangan Wijaya Karya Steve Kosasih mengatakan rencana IPO Wika Realty itu kemungkinan ditunda karena Kementerian BUMN memiliki rencana pembentukan subholding BUMN sektor properti.

"Kami masih menunggu keputusan Kementerian BUMN," katanya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Rabu (8/8/2017).

Wika Realty sebagai perusahaan properti rencananya akan terlibat dalam pembentukan subholding anak usaha BUMN sektor properti tersebut. Steve mengatakan bukan tidak mungkin IPO Wika Realty itu menjadi booster (penyokong) dari subholding yang juga sedang dikaji oleh perusahaan sekuritas BUMN tersebut.

Apabila rencana IPO itu ditunda maka anak usaha Wijaya Karya yang melakukan aksi korporasi hanya PT Wijaya Karya Bangunan Gedung.

Selain Wika Realty, Wijaya Karya Gedung juga disiapkan untuk melakukan IPO pada 2017.

Steve mengatakan Wika Gedung akan IPO pada semester II/2017 menggunakan laporan keuangan Juni 2017. Berdasarkan catatan Bisnis, target dana yang dapat dihimpun dari IPO Wika Gedung sebanyak Rp3 triliun.

Tag : wika realty
Editor : Maftuh Ihsan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top