Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Senin (10/7/2017) Diprediksi Bergerak di 5.800-5.875

Indeks harga saham gabungan pada Senin (10/7/2017) diprediksi bergerak di kisaran 5.800 hingga 5.875.
Karyawan mengamati indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta, Selasa (4/7)./JIBI-Dwi Prasetya
Karyawan mengamati indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta, Selasa (4/7)./JIBI-Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA -- Indeks harga saham gabungan pada Senin (10/7/2017) diprediksi bergerak di kisaran 5.800 hingga 5.875.

Lanjar Nafi, analis teknikal saham Reliance Sekuritas Indonesia, mengatakan indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak cenderung terkonsolidasi pada MA7 secara teknikal di tengah pergerakan tren positif jangka pendek.

Pola yang terbentuk yakni EW dengan pergerakan saat ini yang berkemungkinan besar masuk pada Wave 5 jika IHSG tidak terkoreksi dari level 5.780.

Menurut Lanjar, optimisme pergerakan pada pola teknikal mengacu kembali pada pengujian level tertinggi jika pola EW sempurna terefleksikan.

Indikator Stochastic bergerak liar tertekan mendekati area oversold dengan flat momentum RSI.

"Sehingga diperkirakan IHSG mengawali pekan dengan bergerak mixed mencoba rebound menguat dengan kisaran pergerakan 5.800 hingga 5.875," katanya dalam riset yang terbit pada Minggu (9/7/2017).

Saham-saham yang mulai layak dicermati di antaranya BBTN, GJTL, MAPI, MNCN, RALS, LPCK, SCMA, dan ADHI.

Pada perdagangan Jumat (7/7/2017) IHSG tertekan sejak sesi kedua lantas ditutup turun 34,78 poin atau 0,59% ke level 5.814,79 setelah cukup menggembirakan pada sesi pertama.

Lanjar mengatakan minimnya sentimen dalam negeri pada akhir pekan IHSG terbawa arus bearish indeks regional.

Indeks sektor konsumer kandas disusul pertanian dan pertambangan di akhir sesi perdagangan. Nilai tukar rupiah dan surat utang negara melemah terbayangi defisit R-APBNP.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Saeno
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper