Setelah Terangkat Rumor Akuisisi BCA, BBHI Justru Tambah Modal 10%

Bank Harda Internasional (BBHI) mengumumkan adanya Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebesar Rp364,96 juta atau sekitar 10% dari total modal disetor perseroan saat ini.
Fajar Sidik | 26 April 2017 19:46 WIB
Gedung PT Bank Harda Internasional Tbk. (BBHI)

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Harda Internasional Tbk. (BBHI) mengumumkan rencana Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebanyak-banyaknya 364,963,504 saham atau sekitar 10% dari total saham perseroan saat ini.

Mengutip keterbukaan informasi yang dirilis Bank Harda sore ini, Rabu (26/4), perseroan mengumumkan rencana Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) sebesar 10% dari jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan dan telah disetor penuh. Rencana tersebut dalam rangka memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan jumlah saham yang beredar sehingga secara tidak langsung meningkatkan likuiditas perdagangan atas saham perseroan.

"Informasi sebagaimana tercantum dalam keterbukaan informasi ini disampaikan kepada para pemegang saham perseroan sehubungan dengan rencana untuk melakukan PMTHMETD dengan mengacu pada Peraturan OJK No.38/POJK.04/2014. Perseroam bermaksud melaksanakan PMTHMETD untuk memperbaiki posisi keuangan. Berdasarkan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, PMTHMETD ini harus terlebih dahulu memperoleh persetujuan RUPSLB," tulis keterbukaan informasi tersebut.

Rencana PMTHMETD dilakukan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan, peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta tidak bertentangan dengan perjanjian-perjanjjian yang sebelumnya telah dibuat oleh Perseroan.

Dalam rangka kegiatan usaha, Perseroan merasakan perlu untuk memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan jumlah saham yang beredar sehingga secara tidak langsung meningkatkan likuiditas perdagangan atas saham Perseroan.

Sehubungan dengan hal tersebut, Perseroan akan menerbitkan saham baru dan setelah diperolehnya persetujuan RUPSLB serta dipenuhinya seluruh persyaratan berdasarkan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, seluruh saham baru tersebut akan dicatatkan di BEI.

LATAR BELAKANG
Tingkat kecukupan dan struktur permodalan adalah salah satu faktor utama yang mempengaruhi kemampuan suatu bank dalam melakukan pengembangan usaha untuk meningkatkan pendapatan usaha melalui peningkatan aset produktif maupun perluasan jenis kegiatan usaha. Peningkatan aset Perseroan perlu didukung dengan peningkatan modal. Selain itu kecukupan permodalan juga menentukan jenis aktivitas dan jasa yang bisa ditawarkan kepada nasabah.

Sehubungan dengan hal tersebut, perseroan melihat bahwa alternatif pendanaan dalam rangka peningkatan modal disetor adalah pengeluaran saham dari portepel dengan mekanisme penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu sesuai dengan POJK No. 38/POJK.04/2014.

Penerbitan saham baru perseroan melalui Penambahan Modal Tanpa HMETD akan ditawarkan dengan syarat-syarat dan harga yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku termasuk ketentuan di bidang pasar modal. PMTHMETD ini dapat dilaksanakan sekaligus atau bertahap dalam 2 tahun terhitung sejak disetujui oleh Rapat Umum Pemegang saham Luar Biasa Perseroan pada Senin 5 Juni 2017.

Akibat penerbitan saham baru, maka jumlah saham yang dikeluarkan oleh perseroan menjadi lebih banyak. Karenanya setelah penambahan modal ditempatkan dan disetor dalam rangka pelaksanaan PMTHMETD ini efektif, persentase kepemilikan saham masing-masing pemegang saham perseroan akan mengalami penurunan (dilusi) sebesar 9,09%.

Akan tetapi jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham sebelum dan sesudah penerbitan saham baru tidak mengalami perubahan kecuali PT Hakim Putra Perkasa yang akan mengambil seluruh bagian saham yang dikeluarkan. Dengan digunakannya dana yang diperoleh dari pelaksanaan PMTHMETD untuk pengembangan usaha Perseroan, diharapkan akan memberikan dampak positif bagi perseroan yang dapat mengakibatkan meningkatnya shareholders value.

Adapun struktur permodalan perseroan sebelum dan setelah dilakukannya Penambahan Modal Tanpa HMETD adalah sebagai berikut:

Komposisi pemegang saham Perseroan per 31 Desember 2016 berdasarkan Daftar Pemegang Saham Perseroan yang dikeluarkan oleh PT Datindo Entrycom, Biro Administrasi Efek Perseroan dan Daftar Pemegang Saham Proforma Perseroan (“DPS Proforma”) dengan asumsi saham-saham baru yang dikeluarkan Perseroan adalah sebagai berikut.

Tag : Bank Harda
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top