Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INDOSURYA: Ekonomi Stabil, IHSG Berpotensi Menguat

Indeks Harga Saham Gabungan berpotensi menguat pada perdagangan Senin (27/3/2017), jelang pergantian bulan dan rilis sejumlah data ekonomi.
Bunga Citra Arum Nursyifani
Bunga Citra Arum Nursyifani - Bisnis.com 26 Maret 2017  |  05:48 WIB
Investor mengamati indeks harga saham gabungan (IHSG) di salah satu kantor sekuritas, di Jakarta. - JIBI/Endang Muchtar
Investor mengamati indeks harga saham gabungan (IHSG) di salah satu kantor sekuritas, di Jakarta. - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan berpotensi menguat pada perdagangan Senin (27/3/2017), jelang pergantian bulan dan rilis sejumlah data ekonomi.

William Surya Wijaya, Kepala Riset Asjaya Indosurya Securities, mengatakan pergerakan IHSG msih terlihat memiliki kecenderungan mengalami kenaikan yang ditunjang capital inflow secara terus menerus, dan momentum koreksi adalah peluang untuk melakukan akumulasi pembelian untuk saat saat seperti ini.

Dia menambahkan, hal ini mengingat kondisi perekonomian masih berada dalm keadaan stabil dan jelang pergantian bulan dimana rilis data perekonomian baru yang akan dilansir diperkirakan masih dalam kondisi terkendali.

"Ditambah lagi support level terlihat masih akan cukup kuat untuk dipertahankan, sehingga resistance level masih berpotensi untuk digapai dalam waktu dekat, serta bulan ini masih berada dalam masa masa pembagian deviden untuk beberapa emiten. Hari ini IHSG berpotensi menguat," terang William dalam riset yang diterima Bisnis, Minggu (26/3/2017).

Saham-saham yang layak diperhatikan antara lain ADHI, PGAS, KLBF, ASRI, PWON, MAIN, INDF, dan HMSP.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top