Market Summary by PT Valbury Sekuritas Indonesia, 22 Maret

Paska kenaikan suku bunga the Fed di bulan Maret ini, sejumlah pejabat the Fed berlanjut mengeluarkan pernyataan, kondisi ini membuat munculnya ketidakpastian di pasar.
Valbury Sekuritas | 22 Maret 2017 09:08 WIB
Karyawan berada di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta. - JIBI/Abdullah Azzam

VIEW MARKET

Faktor dari luar negeri:

• Paska kenaikan suku bunga the Fed di bulan Maret ini, sejumlah pejabat the Fed berlanjut mengeluarkan pernyataan, kondisi ini membuat munculnya ketidakpastian di pasar. Presiden Federal Reserve Chicago, Charles Evans mengatakan untuk memperkuat persepsi bahwa bank sentral tidak akan mempercepat laju kenaikan suku bunga. Sedangkan Presiden Fed Philadelphia Patrick Harker mengatakan pada Senin mengatakan bahwa tidak bisa mengesampingkan lebih dari tiga kenaikan suku bunga tahun ini.

• Investor khawatir atas rencana Presiden Donald Trump untuk memotong pajak dan meningkatkan perekonomian yang bisa memakan waktu lebih lama dari perkiraan sebelumnya. investor mengkhawatirkan tentang ketidakjelasan proposal reformasi pajak dan pemotongan regulasi sesuai janji Trump.

Faktor dalam negeri :

• Di tengah bayang-bayang sejumlah risiko dari global, perekonomian Indonesia diharapkan masih bisa tumbuh serta memiliki resiliensi untuk meredam ketidakpastian dari perekonomian global. Pemerintah akan memperkuat investasi ke berbagai sektor industri, memanfaatkan kesempatan untuk meningkatkan ekspor, serta meningkatkan dari belanja pemerintah untuk membangun infrastruktur besar-besaran. Ekonomi Indonesia yang kuat membuka harapan besar untuk dapat memperbaiki peringkat utang RI oleh lembaga rating internasional, terutama Standard & Poor’s (S&P), untuk menjadi layak investasi.

Prediksi IHSG :

• Bursa saham AS yang terkoreksi pada hari Selasa serta perkiraan pelemahan indeks saham Asia hari ini dapat menghambat laju bagi IHSG. Kendati demikian optimistis dari perekonomian Indonesia dan harapan adanya perbaikan peringkat utang Indonesia oleh S&P serta laporan laba perusahaan bisa sebagai katalis positif bagi IHSG. Diperkirakan IHSG kembali bergerak mixed dengan pola down to up.

Perspektif tenikal
Support Level : 5528/5513/5499
Resistance Level : 5556/5570/5585
Major Trend : Up
Minor Trend : Up
Pattern : Down to up

TRADING IDEAS : Rekomendasi ini berbasis teknikal perspektif hanya berlaku untuk satu hari perdagangan

Perspektif tenikal :

ADHI: Trading Buy
• Close 2460, TP 2500
• Boleh buy di level 2450-2460
• Resistance di 2500 & support di 2380
• Waspadai jika tembus di 2380
• Batasi resiko di 2370

WSKT: Trading Buy
• Close 2390, TP 2420
• Boleh buy di level 2380-2390
• Resistance di 2420 & support di 2360
• Waspadai jika tembus di 2360
• Batasi resiko di 2350

LSIP : Trading Buy
• Close 1520, TP 1580
• Boleh buy di level 1500-1520
• Resistance di 1580 & support di 1490
• Waspadai jika tembus di 1490
• Batasi resiko di 1470

INDF: Trading Buy
• Close 8125, TP 8450
• Boleh buy di level 8050-8125
• Resistance di 8450 & support di 8000
• Waspadai jika tembus di 8000
• Batasi resiko di 7950

DOID: Trading Buy
• Close 825, TP 850
• Boleh buy di level 815-825
• Resistance di 850 & support di 780
• Waspadai jika tembus di 780
• Batasi resiko di 770

BEST: Trading Buy
• Close 298, TP 304
• Boleh buy di level 295-298
• Resistance di 304 & support di 292
• Waspadai jika tembus di 292
• Batasi resiko di 290

Ket. TP : Target Price

WATCHING ON SCREEN;
SIMP, INAF, ADRO, INTP, MEDC, BSDE, ACES, BMRI, JPFA, NIKL, BRPT,

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
valbury

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top