Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

RELIANCE SECURITIES: IHSG masih Tertekan, Jaga Support di 5.238

PT Reliance Securities memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (1/2/2017) bergerak di level 5.238-5.330.

Bisnis.com, JAKARTA-- PT Reliance Securities memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (1/2/2017) bergerak di level 5.238-5.330.

Analis Reliance Securities Lanjar Nafi mengatakan secara teknikal, IHSG bergerak terkonsolidasi, di mana indeks pulled back tepat di resistance upper bollinger bands dengan pengujian MA7 dan MA25 di level support terdekat.

Indikator stochastic yang sebelumnya dead-cross pada jenuh beli terus terkonfirmasi hingga terjadi pergerakan Momentum bearish saat ini. "Sehingga diperkirakan IHSG masih akan bergerak cenderung mixed tertekan dengan range pergerakan 5.238-5.330," katanya dalam riset.

Adapun, saham-saham yang dapat dicermati hari inidiantaranya AALI, ANTM, INAF, dan KAEF. Kemarin, IHSG ditutup negatif 8,59 poin sebesar -0,16% di level 5.294,10 meskipun sepanjang perdagangan pergerakan IHSG cenderung positif.

Indeks sektor industri dasar menjadi yang terdalam mengalami aksi jual dengan -0,93% sedangkan indeks sektor pertanian manjadi penopang optimisme pasar dengan naik 2,05% pada perdagangan hari ini. Dia menilai, naiknya harga komodias pertanian menjadi pemicu utamanya. Investor domestik meskipun asing seakan terlihat antisipasi pada data awal bulan dalam negeri seperti Inflasi dan manufaktur.

Sementara itu, mayoritas bursa Asia melanjutkan pelemahan di saat indeks saham di Tiongkok masih libur. Kekhawatiran atas ketidakpastian dalam pemerintahaan baru di AS membuat investor condong meminati aset haven di mana harga emas melaju sedangkan ekuitas global kembali merosot. Keputusan BOJ yang tetap menjaga kebijakan moneter menumbuhkan kekecewakan investor melihat tingkat suku bunga saat ini berada di bawah nol.

"Sehingga indeks saham di Jepang pun tertekan lebih dari 1,5% pada perdagangan kemarin. "

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Riendy Astria
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper