Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

BURSA CHINA 15 DESEMBER: Sektor Finansial Tekan Indeks Shanghai Composite

Indeks Shanghai Composite ditutup melemah 0,73% atau 22,85 poin ke posisi 3.117,68, sedangkan indeks CSI 300 ditutup merosot 1,14% atau 38,51 3.340,43.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 15 Desember 2016  |  16:00 WIB
BURSA CHINA 15 DESEMBER: Sektor Finansial Tekan Indeks Shanghai Composite
Bursa China. - Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham China merosot ke posisi terendah satu bulan terakhir pada perdagangan Kamis (15/12/2016) setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga dan mengisyaratkan tiga kali kenaikan suku bunga lanjutan pada 2017.

Indeks Shanghai Composite ditutup melemah 0,73% atau 22,85 poin ke posisi 3.117,68, sedangkan indeks CSI 300 ditutup merosot 1,14% atau 38,51 3.340,43.

Seperti dilansir Reuters, penguatan saham berkapitalisasi kecil diimbangi oleh pelemahan saham finansial yang dipicu oleh aksi jual dramatis di pasar obligasi yang mengangkat momok krisis likuiditas di sistem perbankan.

Beberapa kontrak surat utang China bertenor 10 tahun jatuh ke level terendah harian pada perdagangan hari ini, yang memicu kekhawatiran likuiditas dan meningkatkan keraguan atas kesehatan perbankan yang memiliki porsi kepemilikan obligasi besar.

Sentimen lanjutan lainnya adalah pelemahan yuan, yang jatuh ke level terlemah dalam lebih dari delapan tahun terhadap dolar AS yang menguat.

Seluruh sektor saham melemah, dipimpin oleh sektor energi dan finansial yang merosot paling signifikan dalam enam bulan terakhir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa china shanghai composite index
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top