Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham di Asia ramai-ramai melemah pada perdagangan Jumat (11/11/2016), menyusul ekspektasi bahwa AS akan menaikkan suku bunga di bawah pemerintahan Donald Trump untuk kinerja menggenjot fiskal.
Indeks MSCI Asia Pacific melemah 0,6% ke level 135,86 pada pukul 11.18 di Tokyo. Indeks di Indonesia, Taiwan, dan Filipina memimpin koreksi indeks.
Komsorn Prakobphol, Kepala Strategi Tisco Financial Group Plc., mengatakan pasar negara berkembang diperkirakan menderita arus keluar berkelanjutan dalam waktu panjang menyusul prediksi dolar AS yang kuat dan suku bunga AS yang lebih tinggi.
“Satu-satunya negara di Asia yang diuntungkan dari dolar AS yang lebih kuat adalah Jepang, dimana kinerja mata uang yang lebih lemah diperlukan untuk memacu pertumbuhan,” ujarnya seperti dikutip Bloomberg, Jumat (11/11/2016).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta melemah 2,7% dan Taiex Index di Taiwan turun 2,2%, sementara indeks acuan Filipina terkoreksi 1,9%. Indeks Kospi Korea Selatan minus 0,9% dan indeks Hang Seng di Hong Kong anjlok 1,5%.