Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BURSA ASIA 21 OKTOBER: MSCI Asia Pacific Melemah 0,3%

Indeks MSCI Asia Pacific Index melemah 0,3% ke posisi 139,70 pada pukul 15:03 waktu Hong Kong (14.03 WIB), menghentikan penguatan selama tiga hari berturut-turut. Indeks
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 21 Oktober 2016  |  15:53 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Asia melemah di tengah pelemahan sektor perawatan kesehatan serta gempa bumi di Jepang barat membebani bursa Tokyo, sedangkan bursa Hong Kong ditutup karena topan.

Indeks MSCI Asia Pacific Index melemah 0,3% ke posisi 139,70 pada Jumat (21/10/2016) pukul 15:03 waktu Hong Kong (14.03 WIB), menghentikan penguatan selama tiga hari berturut-turut. Indeks

Indeks Topix Jepang turun 0,4 persen dari level tertinggi bulan Mei, menyusul gempa bumi yang terjadi di perfektur Tottori sehingga mengakibatkan pemadaman listrik dan penghentian kereta peluru.

Sementara itu, bursa Hong Kong membatalkan perdagangan saham untuk hari ini di tengah terjadinya topan Haima yang melanda pusat keuangan global, mendorong dan memaksa sekolah tutup dan penerbangan ditunda.

"Jika investor telah berinvestasi dengan baik selama beberapa tahun terakhir dan menghasilkan keuntungan besar, masuk akal jika beberapa orang memiliki posisi defensif," ujar Mark Lister, kepala penelitian kekayaan pribadi di Craigs Investment Partners seperti dikutip Bloomberg.

Bursa Asia telah menguat 1,1% pekan ini menyusul data eknomi China yang stabil menunjukkan pertumbuhan ekonomi China stabil. Investor juga masih menunggu kejelasan mengenai kenaikan suku bunga acuan AS sebelum akhir tahun dan pemilihan presiden bulan depan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bursa Asia indeks msci asia pacific
Editor : Gita Arwana Cakti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top