Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dapen Pertamina & Prudential Lepas Saham Elnusa (ELSA)

Dua pemegang saham PT Elnusa Tbk. (ELSA) kembali melepas kepemilikan di dalam emiten minyak dan gas tersebut. Keduanya adalah Dana Pensiun Pertamina dan Prudential Life Assurance.
Sukirno
Sukirno - Bisnis.com 09 Agustus 2016  |  21:40 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA--Dua pemegang saham PT Elnusa Tbk. (ELSA) kembali melepas kepemilikan di dalam emiten minyak dan gas tersebut. Keduanya adalah Dana Pensiun Pertamina dan Prudential Life Assurance.

Fajriyah Usman, VP Sekretaris Perusahaan Elnusa, mengatakan terjadi perubahan kepemilikan saham di dalam perseroan. Namun, PT Pertamina (Persero) sebagai pemegang saham utama 41,1% tidak mengalami perubahan.

"Kepemilikan saham Dana Pensiun Pertamina berubah dari 16,67% pada 11 Juli menjadi 15,74% pada 5 Agustus. Sedangkan, Prudential Life Assurance berkurang dari 5,96% menjadi 5,41%," katanya dalam keterbukaan informasi di PT Bursa Efek Indonesia, Selasa (9/8/2016).

Bila ditelisik sejak awal tahun ini, Dana Pensiun Pertamina telah melepas kepemilikan saham di ELSA sebesar 2,07%. Sedangkan, Prudential telah melego 4% kepemilikan saham di ELSA.

Pada perdagangan Selasa (9/8/2016), saham ELSA naik 0,93% sebesar 5 poin ke level Rp540 per lembar. Saham ELSA memberikan return 118,62% sejak awal tahun dengan kapitalisasi pasar Rp3,94 triliun.

BEI juga memasukkan saham ELSA ke dalam indeks LQ-45 untuk periode Agustus 2016-Februari 2016. Tahun ini, manajemen Elnusa menargetkan pendapatan dapat mencapai Rp3,7 triliun dengan kontrak realisasi Rp3 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

elnusa
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top