Garap Gedung Indonesia 1, Pendapatan Acset Naik

Meski tak menyangkal lemahnya penjualan industri properti saat ini, PT Acset Indonusa Tbk. tetap tumbuh mencatatkan pendapatan hingga Rp943,7 miliar atau meningkat 70,9% dari periode yang sama pada tahun lalu.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 02 Agustus 2016  |  20:16 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Meski tak menyangkal lemahnya penjualan industri properti saat ini, PT Acset Indonusa Tbk. tetap tumbuh mencatatkan pendapatan hingga Rp943,7 miliar atau meningkat 70,9% dari periode yang sama pada tahun lalu.

President Director PT Acset Indonusa Tbk. (ACSET) Tan Tiam Seng Ronnie mengatakan peningkatan pendapatan ini didukung oleh perolehan kontrak baru di segmen struktur sebesar 94,6% dan segmen fondasi 5,4%.

“Kami berhasil mendapat proyek Indonesia 1, Millenium Centennial Center, Apartemen di Jalan Borobudur, Kino Office Tower, Apartemen Rajawalii Royal, dan Depok Pesona Square,” katanya di Jakarta, Selasa (2/8/2016).

Tan Tiam menambahkan Indonesia 1 merupakan Joint Operations dengan nilai kontrak terbesar yakni Rp1,8 triliun. Dari kerjasama tersebut ACSET memegang porsi kepemilikan saham sebesar 45%.

Menurut Tan Tiam saat ini pengerjaan gedung Indonesia sudah memasuki tahap struktur fondasi. Proyek yang diklaim akan menjulang setinggi 303 meter dengan nilai investasi Rp8 triliun ini direncanakan sudah dapat beroperasi pada 2018.

Gedung yang awal pembangunan diresmikan Presiden Joko Widodo pada akhir tahun lalu tersebut berada di Jalan MH Thamrin, Jakarta. Gedung ini milik  PT China Sonangol Media Investment (CSMI), sebuah perusahaan kerja sama antara PT China Sonangol dan Media Group.

Rencananya Indonesia 1 akan terdiri dari dua menara yang dibangun di atas lahan seluas 18.925 m2 dengan luas area konstruksi 306.000 m2. Gedung ini diklaim sebagai salah satu gedung tertinggi di Indonesia dengan 59 lantai dan 55 lantai.

“Selain Indonesia 1 sampai saat ini kami telah mencatatkan proyek baru hingga Rp2,4 triliun, kami targetkan hingga akhir tahun nanti dapat mencapai Rp3,5 triliun,” kata Tan Tiam.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
properti, acset indonusa

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup