Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BURSA JEPANG 6 JUNI: Yen Catat Penguatan Tajam, Nikkei Dan Topix Tergelincir

Indeks Topix merosot sebesar 1,44% atau 19,22 poin menjadi 1.318,01 pada pukul 07.39 WIB, setelah dibuka dengan pelemahan tajam sebesar 1,49% atau 19,90 poin ke level 1.317,33.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 06 Juni 2016  |  08:24 WIB
Bursa Jepang. - Ilustrasi/Bloomberg
Bursa Jepang. - Ilustrasi/Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks bursa Jepang terpantau melemah pada awal perdagangan pagi ini, Senin (6/6/2016).

Indeks Topix merosot sebesar 1,44% atau 19,22 poin menjadi 1.318,01 pada pukul 07.39 WIB, setelah dibuka dengan pelemahan tajam sebesar 1,49% atau 19,90 poin ke level 1.317,33.

Pada saat yang sama, pergerakan indeks Nikkei 225 juga melorot sebesar 1,45% atau 240,86 poin ke 16.401,37 setelah dibuka dengan penurunan yang dalam sebesar 1,62% atau 268,91 poin di level 16.373,32.

Sebanyak 19 saham menguat, 203 saham melemah, dan 3 saham stagnan dari 225 saham pada indeks Nikkei.

Saham Fast Retailing Co. Ltd. anjlok 1,99%, disusul oleh saham FANUC Corp. yang jatuh 1,89%, TDK Corp. yang terperosok sebesar 3,14%, dan saham Tokyo Electron Ltd. dengan pelemahan sebesar 2,19%.

Seperti dilansir Bloomberg, indeks bursa Jepang tergelincir pada awal perdagangan hari ini setelah kinerja mata uang yen membukukan penguatan tajamnya akhir pekan lalu.

Nilai mata uang yen Jepang ditutup dengan penguatan tajam sebesar 2,15% atau 2,34 poin ke level 106,53 per dolar AS pada perdagangan Jumat (3/6/2016). Meski bergerak melemah, mata uang yen masih terpantau bergerak pada kisaran yang sama pagi ini.

Di lain sisi, berdasarkan data bank sentral Jepang Bank of Japan, seperti dilansir Bloomberg (Minggu, 5/6/2016), obligasi pemerintah Jepang yang dimiliki oleh bank jatuh sebesar 5,5% pada April dibanding sebulan sebelumnya, laju tercepat sejak Juni 2013, di saat sebagian besar imbal hasil meorosot ke bawah nol.

“Para perusahaan melihat pengenalan suku bunga negatif sebagai tanda buruknya perekonomian,” kata Yoshinobu Yamada, analis senior Deutsche Bank AG di Tokyo. “Kenyataannya adalah alih-alih memperbaiki ekonomi, hal tersebut memperburuk sentimen bagi para pemilik bisnis.”

 

Pergerakan Indeks Nikkei 225: 

Tanggal

Level

Perubahan

6/6/2016

(Pk. 07.37 WIB)

16.401,37

-1,45%

3/6/2016

16.642,23

+0,48%

2/6/2016

16.562,55

-2,32%

1/6/2016

16.955,73

-1,62%

31/5/2016

17.234,98

+0,98%

Sumber: Bloomberg


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa jepang
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top