Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

HARGA NIKEL 25 MEI: Rebound Akhiri Reli Negatif Empat Hari

Harga nikel berhasil ditutup dengan penguatan sebesar 0,33% atau 220 poin ke level 67.210 yuan/metrik ton, setelah mengalami rebound ketika dibuka dengan kenaikan sebesar 0,30% atau 200 poin ke level 67.190 yuan/metrik ton.
/Jibiphoto
/Jibiphoto

Bisnis.com, JAKARTA – Harga nikel untuk kontrak September 2016 di Shanghai Futures Exchange sukses ditutup dengan penguatan pada perdagangan hari ini, Rabu (25/5/2016).

Harga nikel berhasil ditutup dengan penguatan sebesar 0,33% atau 220 poin ke level 67.210 yuan/metrik ton, setelah mengalami rebound ketika dibuka dengan kenaikan sebesar 0,30% atau 200 poin ke level 67.190 yuan/metrik ton.

Pada perdagangan Selasa (24/5/2016), harga nikel ditutup melemah sebesar 0,81% atau 550 poin ke 66.990 yuan/metrik ton melanjutkan reli pelemahan tiga penutupan perdagangan sebelumnya.

Penguatan harga nikel pada perdagangan hari ini didukung oleh data penjualan rumah baru di AS yang menunjukkan lonjakan ke level tertinggi dalam delapan tahun. Hal ini berpotensi mendorong prospek permintaan logam untuk pipa dan pemasangan kawat.

Berdasarkan data pemerintah AS yang dirilis kemarin, angka pembelian rumah melesat sebesar 17% mengindikasikan musim penjualan yang kuat bagi konstruktor bangunan.

“Pasar melihat akan ada sedikit peningkatan konsumsi setelah rilis data penjualan rumah baru (AS) yang melampaui harapan,“ kata Peter Thomas, senior vice president Zaner Group LLC, broker logam di Chicago, kepada Bloomberg. “Adanya permintaan yang baik pada LME (London Metal Exchange) selalu mendorong pergerakan logam pada umumnya.”

Pergerakan Nikel di Shanghai Futures Exchange untuk kontrak September 2016:

Tanggal

Level

Perubahan

25/5/2016

67.210

+0,33%

24/5/2016

66.990

-0,81%

23/5/2016

67.540

-1,21%

20/5/2016

68.370

-0,41%

19/5/2016

68.650

-0,85%

Sumber: Bloomberg

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper