Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HARGA TIMAH 23 MEI: Reli Negatif Masih Bertahan, Ditutup Melemah 0,31%

Komoditas logam tersebut pagi tadi dibuka dengan kenaikan signifikan sebesar 1,52% atau 1.620 poin di harga 108,19 yuan per metrik ton dan berakhir melemah sebesar 0,31% atau 330 poin ke harga 106,24 yuan per metrik ton pada penutupan perdagangan.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 23 Mei 2016  |  16:05 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Pelemahan harga timah kontrak September 2016 terus berlanjut pada penutupan perdagangan hari ini, Senin (23/5/2016).

Komoditas logam tersebut pagi tadi dibuka dengan kenaikan signifikan sebesar 1,52% atau 1.620 poin di harga 108,19 yuan per metrik ton dan berakhir melemah sebesar 0,31% atau 330 poin ke harga 106,24 yuan per metrik ton pada penutupan perdagangan.

Harga timah ditutup melemah pada perdagangan keempat hari ini setelah mengalami penguatan terakhir sebesar 0,24% atau 260 poin ke 108,10 yuan per metrik ton pada penutupan perdagangan Selasa (17/5/2016).

Seperti dilansir Reuters, pelemahan harga timah di Shanghai Futures Exchange sejalan menyurutnya animo dalam logam pembuatan baterai selain menghadapi penurunan permintaan di China.

Optimisme investor atas data ekonomi China yang kuat pada Maret juga telah secara pesat menyurut dengan tanda-tanda hilangnya momentum pemulihan pada April serta kekhawatiran bahwa pembuat kebijakan mungkin akan mengambil sikap lebih waspada untuk stimulus lebih lanjut sejalan dengan melambungnya hutang.

 

Pergerakan harga timah kontrak September 2016 di Shanghai Futures Exchange:

Tanggal

CNY/MT

Naik/Turun

23/5/2016

106.24

-0,31%

20/5/2016

106.57

-0,09%

19/5/2016

106.67

-0,99%

18/5/2016

107.74

-0,33%

17/5/2016

108.10

+0,24%

Sumber: Bloomberg

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga timah
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top