Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BURSA EROPA: Saham Perbankan Belum Reli, Indeks Stoxx Terkoreksi 1,5 Poin

Indeks Stoxx Europe 600 melemah 0,5% pada penutupan perdagangan menyusul naiknya harga minyak mentah karena persediaan minyak AS menurun.
Bursa Eropa melemah./.
Bursa Eropa melemah./.

Bisnis.com, JAKARTA- Optimisme yang mengangkat bursa Eropa dalam dua hari terakhir memudar dan mendorong indeks ke zona merah.

Indeks Stoxx Europe 600 melemah 0,45% atau 1,5 poin ke 334,74 pada penutupan perdagangan Rabu (11/5/2016), menyusul naiknya harga minyak mentah karena persediaan minyak AS menurun.

Indeks telah menguat 1,4% dalam dua hari terakhir dari level terendah dalam satu bulan terakhir menyusul berkurangnya kekhawatiran akan kondisi ekonomi global dan kebijakan bank sentral.

Analis di Bankhause Lampe, Ralf Zimmermann mengatakan laporan keuangan belum cukup untuk benar-benar mengangkat indeks.

“Saat ini belum ada reli pada saham perbankan, yang merupakan pendorong utama pada penguatan pasar saham,” katanya seperti yang dikutip dari Bloomberg, Kamis (12/5/2016).

Di antara saham emiten yang bergerak pada indeks, Raiffeisen Bank International AG tenggelam 10% menyatakan rencana merger dengan induk usahanya untuk mengurangi tekanan persyaratan dari regulator. EON SE merosot 5,9% setelah membukukan penurunan pendapatan di tengah penurunan harga listrik.

Sementara itu, JC Decaux SA merosot 10 persen karena memperkirakan penurunan pertumbuhan pendapatan organik pada kuartal kedua. Alstom SA naik 1,4% karena laba tahunan melonjak setelah mendapatkan pesanan lokomotif listrik dari India. Deutsche Post AG menguat 2,2% setelah menyatakan bahwa laba operasional naik paling signifikan dalam 13 kuartal terakhir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper