Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BURSA JEPANG 23 MARET: Nikkei dan Topix Terseret Bom Brussels Hingga Tutup

Indeks bursa Jepang di Tokyo bergerak flutuasi dengan adanya pelemahan yen terhadap dolar AS setelah adanya serangan teroris di Brussels pada perdagangan Rabu (23/3/2016).
Atiqa Hanum
Atiqa Hanum - Bisnis.com 23 Maret 2016  |  14:08 WIB
BURSA JEPANG 23 MARET: Nikkei dan Topix Terseret Bom Brussels Hingga Tutup
Bursa Jepang terseret sentimen ledakan di Brussels. - Ilustrasi/Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA— Indeks bursa Jepang di Tokyo bergerak fluktuasi dengan adanya pelemahan yen terhadap dolar AS setelah adanya serangan teroris di Brussels pada perdagangan Rabu (23/3/2016).

Indeks Topix melemah 0,42% menjadi 1.364,20 dan Nikkei 225 Stock Average juga menurun 0,28% menjadi 17.000,98. Yen diperdagangkan 112,29 per dolar AS setelah mundur 0,4% kemarin menyusul bom yang menewaskan sedikitnya 31 orang di ibukota Belgia.

"Karena sudah mengalami serangan teror yang cukup sering, pasar telah menjadi lebih kuat terhadap peristiwa mengejutkan," kata Masahiro Ichikawa, Senior Ahli Strategi Sumitomo Mitsui Asset Management Co

"Dolar sedang diperebutkan dan yen telah menjadi lebih lemah," bebernya seperti dikutip Bloomberg.

Seperti diketahui, selain bom di bandar udara dan  stasiun kereta bawah tanah di Brussels, ibu kota Belgia yang sekaligus merupakan pusat pemerintahan Uni Eropa.

 

Pergerakan Indeks Nikkei 225:

Tanggal

Level

Perubahan

23/3/2016

17.000,98

-0,28%

22/3/2016

17.048,55

+1,94%

18/3/2016

16.724,81

-1,25%

17/3/2016

16.936,38

-0,22%

16/3/2016

16.974,45

-0,83%

Sumber: Bloomberg

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nikkei 225 bursa jepang indeks topix
Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top