Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pefindo Sematkan Peringkat idA + Untuk Elnusa

PT Pemeringkat Efek Indonesia tetapkan peringkat "idA +" kepada PT Elnusa Tbk (ELSA).
Atiqa Hanum
Atiqa Hanum - Bisnis.com 15 Februari 2016  |  18:15 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—  PT Pemeringkat Efek Indonesia tetapkan peringkat "idA +" kepada PT Elnusa Tbk (ELSA).

Adapun, prospek atas peringkat perusahaan adalah stabil. Peringkat mencerminkan kehadiran yang kuat dalam bisnis jasa minyak dan gas, minyak diversifikasi dan layanan dukungan gas, dan likuiditas yang kuat.

Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh volatilitas minyak dan sektor gas, rencana belanja modal yang cukup besar dalam jangka pendek hingga menengah, dan risiko yang terkait dengan bisnis baru dan pasar.

ELSA didirikan pada Januari 1969 dan saat ini bergerak di bidang jasa hulu migas terintegrasi, jasa hulu minyak dan dukungan gas, dan logistik dan jasa distribusi yang berkaitan dengan minyak hilir dan sektor gas. Sahamnya telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak Februari 2008.

PT Pertamina (Persero), BUMN dan perusahaan minyak dan gas dalam negeri terbesar, adalah utama pemegang saham ELSA dengan 41,1%.

Sisa saham dimiliki oleh Dana Pensiun Pertamina (Dana Pensiun Pertamina, 17,8%), PT Prudential Life Assurance (9,4%), dan lain-lain (31,7%, kepemilikan di bawah ini 5% masing-masing).

Pefindo juga menegaskan peringkat idA(sy) atas Sukuk Mudharabah I/2010 yang masih beredar dan peringkat idA- atas obligasi subordinasi I/2010 dan obligasi subordinasi II/2012 yang masih beredar.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pefindo peringkat elnusa elnusa tbk
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top