Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

OPEC: Permintaan Minyak Global Akan Naik, Keseimbangan Pasar Terjadi 2016

Permintaan atas minyak mentah global akan meningkat, sedangkan suplai dari negara bukan anggota OPEC akan mengalami kontraksi, ujar Sekjen OPEC Abdalla Salem El-Badri.
Permintaan atas minyak mentah global akan meningkat/Ilustrasi
Permintaan atas minyak mentah global akan meningkat/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA—Permintaan atas minyak mentah global akan meningkat, sedangkan suplai dari negara bukan anggota OPEC akan mengalami kontraksi, ujar Sekjen OPEC  Abdalla Salem El-Badri.

Dia memperkirakan keseimbangan pasar akan terjadi pada tahun depan. Sedangkan masa-masa paling menggembirakan baru muncul pada tahun 2040 pada saat permintaan mencapai 110 juta barel per hari, ujar El-Badri pada konferensi pers di Kuwait City kemarin sebagaimana dikutip Bloomberg, Senin (12/10/2015).

Sedangkan, perbedaan yang tajam antara suplai minyak mentah dan permintaan akan hilang pada kuartal ketiga tahun depan, ujar Mohammad Ghazi Al-Mutairi, CEO Kuwait National Petroleum Co. pada kesempatan yang sama.

“Sebagai anggota OPEC, kami berharap industri perminyakan akan mengalami keseimbangan pasar pada 2016,” ujar El-Badri.

Dia mengaku melihat adanya kontraksi yang terjadi akhir-akhir ini dari sisi produksi sejumlah negara bukan anggota OPEC di samping terjadinya peningkatan pertumbuhan permintaan.

Keputusan OPEC mempertahankan target produksinya sebesar 30 juta barel per hari merupakan solusi ideal untuk menyeimbangkan kembali pasar selain untuk memperkuat harga, ujar Menteri Perminyakan Kuwait Ali Al-Omair.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Sumber : Bloomberg
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper