Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ekonomi Melambat, Emiten Plastik Fokus Jual Produk Premium

Emiten plastik menyiasati perlambatan perekonomian dengan fokus menjual produk premium guna menjaga margin laba.
Rezza Aji Pratama
Rezza Aji Pratama - Bisnis.com 29 Mei 2015  |  05:33 WIB
Emiten plastik menyiasati perlambatan perekonomian dengan fokus menjual produk premium guna menjaga margin laba - ilustrasi
Emiten plastik menyiasati perlambatan perekonomian dengan fokus menjual produk premium guna menjaga margin laba - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA—Emiten plastik menyiasati perlambatan perekonomian dengan fokus menjual produk premium guna menjaga margin laba.

Presiden Direktur PT Asiaplast Industries Tbk. Wilson A. Pranoto mengatakan kondisi industri plastik kemasan di tahun ini masih suram. Pertumbuhan ekonomi sepanjang kuartal I/2015 yang hanya mencapai 4,7% dinilai menjadi indikator permintaan plastik kemasan yang melambat.

Guna mengantisipasi tren tersebut, emiten berkode APLI ini akan menggenjot penjualan produk-produk premium. Saat ini perseroan memproduksi tiga jenis produk yaitu flexible film sheet, leatherette, dan rigid film.  Salah satu produk premium yang menjadi andalan perseroan adalah cover jok mobil dengan merek ‘Akasa Possente’.

“Produk-produk premium untuk industri otomotif dan kemasan makanan memiliki margin laba yang jauh lebih tinggi ketimbang produk biasa,” katanya kepada Bisnis, Kamis (28/5).

Dengan fokus menjual produk premium pihaknya berharap bisa menekan dampak penurunan permintaan kemasan plastik. Wilson menuturkan sampai saat ini produk premium berkontribusi sekitar 60% terhadap total produksi perseroan.

Sampai kuartal I/2015, perseroan berhasil memproduksi 916 metrik tonflexible film & sheet, 703 kilometer leatherette, dan 1239 metrik ton rigid film. Menurut Wilson, saat ini realisasi produksi perseroan memang masih rendah jika dibandingkan dengan kapasitas terpasang. Totalnya rata-rata hanya sekitar 33% terhadap total kapasitas pabrik yang dimiliki perseroan.

Tahun ini perseroan hanya menganggarkan Rp9 miliar untuk melakukan perawatan mesin produksi yang sudah ada. Dana ini akan diambil dari kas internal perseroan. Pada periode tiga bulan pertama tahun ini APLI berhasil membukukan pendapatan Rp65,58 miliar. Adapun laba bersih mencapai Rp2,62 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emiten plastik dan kemasan
Editor : Gita Arwana Cakti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top