Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BURSA ASIA TENGGARA 25 Mei: Mayoritas Melemah Tertekan Spekulasi The Fed

Dari 7 indeks di bursa Asia Tenggara yang disurvei melalui Bloomberg, sebanyak 2 indeks menguat, 1 indeks stagnan dan 4 indeks melemah.
bursa asia tenggara cenderung melemah/ilustrasi
bursa asia tenggara cenderung melemah/ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA— Spekulasi penaikan suku bunga acuan Amerika Serikat menekan mayoritas indeks bursa Asia Tenggara pada Senin (25/5/2015).

Dari 7 indeks di bursa Asia Tenggara yang disurvei melalui Bloomberg, sebanyak 2 indeks menguat, 1 indeks stagnan dan 4 indeks melemah.

Pelemahan paling tajam terjadi pada indeks KLCI di Bursa Malaysia yang merosot 0,77% pada pukul 10.16 WIB, diikuti olah IHSG yang tuurn 0,48% ke level 5.289,69 pada pukul 10.16 WIB.

Indeks acuan bursa Strait Times Singapura memimpin kinerja dengan kenaikan 0,31%. Adapun indeks SET Thailand yang dibuka satu jam lebih lambat hanya menguat tipis 0,08% pada pukul 10.10 WIB.

Inflasi inti AS mencapai 0,3% pada April, tingkat inflasi tertajam sejak Januari 2013. Laju inflasi yang semakin kokoh kembali menyulut spekulasi terkait waktu penaikan suku bunga acuan The Fed.

Janet Yellen, Gubernur The Fed, mengatakan penaikan suku bunga tahun ini adalah tindakan yang pantas (appropriate) dalam pidato yang disampaikan setelah data inflasi April diumumkan.

 

Indeks Bursa Saham Asia Tenggara

Indeks

Level

Perubahan

Waktu (WIB)

Straits Times Index STI

3.457,42

+0,21%

10:16:00

Stock Exchange of Thailand SET Index

1.525,15

+0,08%

10:10:20

Laos Securities Exchange Composite Index

1.411,10

0,00%

10:11:02

Vietnam Ho Chi Minh Stock Index / VN-Index

561,09

-0,13%

10:01:11

Philippines Stock Exchange PSEi Index

7.784,45

-0,33%

10:31:00

Jakarta Stock Exchange Composite Index

5.289,69

-0,48%

10:16:00

FTSE Bursa Malaysia KLCI Index - Kuala Lumpur Composite Index

1.773,82

-0,77%

10:16:00

Sumber: Bloomberg

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper