Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HARGA NIKEL: PMI China Membaik, Nikel Langsung Melejit

Harga nikel menguat ke level tertinggi dalam enam tahun setelah data manufaktur China, negara pengguna logam industri terbesar di dunia, menunjukkan pemulihan dengan angka PMI 50,1.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 02 April 2015  |  10:57 WIB
Harga nikel rebound. -
Harga nikel rebound. -

Bisnis.com, JAKARTA— Harga nikel menguat ke level tertinggi dalam enam tahun setelah data manufaktur China, negara pengguna logam industri terbesar di dunia, menunjukkan pemulihan dengan angka PMI 50,1.

Pada kuartal pertama tahun ini harga nikel sempat anjlok 18% atau penurunan selama tiga hari berturut-turut.

“Data PMI China jauh lebih baik sehingga saya berpikir mungkin hal itu menjadi alasan mengapa nikel menguat pagi ini,” ujar Richard Fu, direktur Asian commodity trading Societe Generale Newedge U.K. sebagaimana dikutip Bloomberg, Kamis (2/4/2015).

Harga nikel untuk pengiriman tiga bulan naik 2,5% dan bertengger di posisi US$12.705 per metrik ton pada pukul 05:50 waktu setempat di bursa London Metal Exchange. Sebelumnya harga logam itu sempat menyentuh US$12.310 atau yang terendah sejak 22 Mei 2009.

Pergerakan harga nikel* 

Tanggal

US$/ metrik ton

1 April

12.663,0

(+2,55%)

31 Maret

12.348,0

(-3,79%)

30 Maret

12.834,5

(-3,08%)

 

 

 

 

 

* Kontrak April 2015

Sumber: Bloomberg, 2015

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

komoditas Nikel
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top