Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LELANG OBLIGASI: 4 Sukuk Ditawarkan, Diprediksi SPN Paling Diuber Investor

Surat berharga syariah negara yang akan dilelang adalah 3 seri sukuk berbasis proyek dan 1 seri sukuk untuk memenuhi target pembiayaan APBN 2015.
Demis Rizky Gosta
Demis Rizky Gosta - Bisnis.com 23 Februari 2015  |  11:28 WIB
Memantau layar surat utang negara - Bisnis
Memantau layar surat utang negara - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA— Pemerintah akan melelang 4 seri sukuk negara pada Selasa, 24 Februari 2015 dengan total nilai indikatif Rp2 triliun.

Surat berharga syariah negara yang akan dilelang adalah 3 seri sukuk berbasis proyek dan 1 seri sukuk untuk memenuhi target pembiayaan APBN 2015.

Proses lelang akan diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari 16 bank dan 4 perusahaan efek.

Amir Dalimunthe, Analis PT Danareksa Sekuritas memperkirakan SBSN jangka pendek masih akan menjadi sukuk yang paling diminati investor dalam lelang besok.

“Menurut kita, yang masih bakal ramai itu masih mirip dengan lelang sebelumnya. Kemarin, yang diminati yang 1 tahun dan SPN,” katanya Senin (23/2/2015).

Danareksa baru akan merilis proyeksi imbal hasil besok. Namun, Amir memperkirakan nilai penawaran yang masuk akan semakin rendah dibandingkan lelang sebelumnya.

 Berikut adalah SBSN yang akan dilelang Selasa: 

 

SPN-S

11082015

PBS006

PBS007

PBS008

Jatuh Tempo

11 Agt 2015

15 Sept 2020

15 Sept 2040

15 Jun 2016

Underlying Asset

BMN Tanah/Bangunan

Proyek APBN 2015

Proyek APBN 2015

Proyek APBN 2015

Imbal Hasil

Diskonto

8,25000%

9,00000%

7,00000%

 sumber: Kementerian Keuangan

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sukuk Obligasi Pemerintah
Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top