Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SURAT UTANG NEGARA: Transaksi Turun 43,96% Setelah 2 Hari Melonjak, FR0070 Teraktif

Volume transaksi obligasi pemerintah terpantau turun 43,96% pada perdagangan Kamis (22/1/2015), setelah dua hari sebelumnya menguat tajam.
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 23 Januari 2015  |  09:51 WIB
Transaksi obligasi pemerintah turun 43,96% - bisnis
Transaksi obligasi pemerintah turun 43,96% - bisnis

Bisnis.com,JAKARTA —  Volume transaksi obligasi pemerintah terpantau turun 43,96% pada perdagangan Kamis (22/1/2015), setelah dua hari sebelumnya menguat tajam.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia yang dikutip riset Debt Research Danareksa Sekuritas dan dirilis Jumat (23/1/2015), volume transaksi obligasi pemerintah kemarin tercatat Rp23,69 triliun, dari transaksi sebelumnya Rp42,28 triliun.

Jumlah tersebut di atas transaksi harian tahun ini sebesar Rp10,56 triliun. Adapun obligasi tenor jangka menengah antara 5-15 tahun yang paling diburu.

Obligasi seri FR0070 tercatat menjadi obligasi pemerintah teraktif dengan volume transaksi mencapai Rp6,44 triliun.

Selanjutnya, obligasi pemerintah seri FR0068 menempati peringkat kedua teraktif dengan volume transaksi Rp4,69 triliun.

Dan posisi ketiga teraktif ditempati oleh obligasi pemerintah seri FR0069 dengan volume transaksi Rp2,04 triliun.

Berikut rincian obligasi pemerintah teraktif untuk perdagangan Kamis (22/1/2015)

Seri Obligasi

Yield (%)

Volume (Rp. miliar)

Jatuh Tempo

FR0070

7,12

6.441,9

15 Maret 2024

FR0068

7,77

4.692,39

15 Mei 2034

FR0069

6,96

2.042,44

15 April 2019

SR006

7,27

1.605,71

5 Maret 2017

FR0071

7,59

1.466,29

15 Maret 2029

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi Pemerintah obligasi pemerintah ri
Editor : Gita Arwana Cakti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top