Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SURAT UTANG NEGARA: Transaksi Naik 69%, FR0069 Paling Aktif

Volume transaksi obligasi pemerintah terpantau naik 69% pada perdagangan Kamis (15/1/2015).
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 16 Januari 2015  |  10:30 WIB
SURAT UTANG NEGARA: Transaksi Naik 69%, FR0069 Paling Aktif
Ilustrasi - Bisnis
Bagikan

Bisnis.com,JAKARTA —  Volume transaksi obligasi pemerintah terpantau naik 69% pada perdagangan Kamis (15/1/2015).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia yang dikutip riset Debt Research Danareksa Sekuritas dan dirilis Jumat (16/1/2015), volume transaksi obligasi pemerintah kemarin tercatat Rp16,85 triliun, dari transaksi sebelumnya Rp9,97 triliun.

Jumlah tersebut di atas transaksi harian tahun ini sebesar Rp10,56 triliun. Adapun obligasi tenor jangka pendek di bawah 5 tahun yang paling diburu.

Obligasi seri FR0069 tercatat menjadi obligasi pemerintah teraktif dengan volume transaksi mencapai Rp3,94 triliun.

Selanjutnya, obligasi pemerintah seri FR0070 menempati peringkat kedua teraktif dengan volume transaksi Rp2,72 triliun.

Dan posisi ketiga teraktif ditempati oleh obligasi pemerintah seri ORI011 dengan volume transaksi Rp2,08 triliun.

Berikut rincian obligasi pemerintah teraktif untuk perdagangan Kamis (15/1/2015)

Seri Obligasi

Yield

(%)

Volume

(Rp. miliar)

Jatuh Tempo

FR0068

8,01

3.935,02

15 Mei 2034

FR0070

7,54

2.722,59

15 Maret 2024

ORI010

7,27

2.081,87

15 Oktober 2016

FR0069

7,29

1.225,23

15 April 2019

FR0071

7,88

1.179,92

15 Maret 2029

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi Pemerintah obligasi pemerintah ri
Editor : Gita Arwana Cakti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top