Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rupiah Diprediksi Masih Tren Melemah

Rupiah diprediksi masih dalam tren melemah hingga tahun depan seiring dengan belum pulihnya kondisi fundamental dalam negeri dan normalisasi kebijakan moneter Amerika Serikat (AS). Nilainya bahkan diprediksi mendekat ke level Rp13.000.
Ardhanareswari AHP
Ardhanareswari AHP - Bisnis.com 11 Desember 2014  |  20:20 WIB
Rupiah - Bisnis
Rupiah - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA—Rupiah diprediksi masih dalam tren melemah hingga tahun depan seiring dengan belum pulihnya kondisi fundamental dalam negeri dan normalisasi kebijakan moneter Amerika Serikat (AS). Nilainya bahkan diprediksi mendekat ke level Rp13.000.
 
Ekonom Standard Chartered Bank Fauzi Ichsan mengatakan tingginya permintaan dolar jelang akhir tahun ditambah menguatnya sentimen kenaikan suku bunga acuan AS atau fed funds rate bisa membuat nilai rupiah kian lesu terhadap dolar.
 
“Pemasok dolar seperti eksportir dan investor asing bisa menahan dolarnya dan menunggu sampai lebih lemah,” ungkapnya. Saat ini kurs jual rupiah terhadap dolar di sejumlah bank sudah menyentuh level Rp12.400.
 
Adapun, pada penutupan pasar Kamis (11/12) rupiah tercatat melemah 0,09% ke level Rp12.350 per dolar AS di Bloomberg Dollar Index.

Sementara itu nilai rupiah berdasarka Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) dipatok ajeg pada posisi Rp12.336 per dolar.
 
Ditemui dalam kesempatan terpisah ekonom senior Union Bank of Switzerland (UBS) Investment Bank Edward Teather memprediksi depresiasi rupiah akan menembus level Rp12.800 tahun depan.

“Ini karena inflasi yang menanjak dan pertumbuhan yang melemah,” ungkapnya.
 
UBS memprediksi inflasi masih dalam tren menanjak tahun depan dengan level 6,9% sepanjang tahun depan. Prediksi jauh lebih tinggi dibandingkan dengan target pemerintah yakni 4,4%.  

Adapun, BI dan Badan Pusat Statistik (BPS) memproyeksikan inflasi akan kembali normal setelah 3 bulan kenaikan bahan bakar minyak (BBM).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nilai tukar rupiah rupiah melemah
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top