Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

SURAT UTANG NEGARA: Transaksi Naik 25,53%, FR0068 Teraktif

Volume transaksi obligasi pemerintah terpantau naik 25,53% pada perdagangan Selasa (25/11/2014).
Memantau layar surat utang negara/Bisnis
Memantau layar surat utang negara/Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA — Volume transaksi obligasi pemerintah terpantau naik 25,53% pada perdagangan Selasa (25/11/2014).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia yang dikutip riset Debt Research Danareksa Sekuritas dan dirilis Rabu (26/11/2014), volume transaksi obligasi pemerintah kemarin tercatat Rp13,2 triliun, dari transaksi sebelumnya Rp10,6 triliun.

Jumlah tersebut di atas transaksi harian tahun ini sebesar Rp10,54 triliun. Adapun obligasi tenor jangka menengah antara 5-15 tahun yang paling diburu.

Obligasi seri FR0068 tercatat menjadi obligasi pemerintah teraktif dengan volume transaksi mencapai Rp2,56 triliun.

Selanjutnya, obligasi pemerintah seri ORI011 menempati peringkat kedua teraktif dengan volume transaksi Rp1,83 triliun.

Dan posisi ketiga teraktif ditempati oleh obligasi pemerintah seri FR0071 dengan volume transaksi Rp1,78 triliun.

Berikut rincian obligasi pemerintah teraktif untuk perdagangan Selasa (25/11/2014)

Seri Obligasi

Yield

(%)

Volume

(Rp. miliar)

Jatuh Tempo

FR0068

8,32

2.560

15 Mei 2034

ORI011

7,75

1.831

15 Oktober 2017

FR0071

7,99

1.783

15 Maret 2029

FR0070

7,25

1.749

15 Maret 2024

FR0054

8,14

1.170

15 Juli 2031

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor : Fatkhul Maskur
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper