Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

DOLAR AS vs UANG ASIA: Dolar AS Cenderung Menguat, Won Paling Tertekan

Mata uang Asia ditransaksikan cenderung melemah terhadap dolar AS pagi ini, Jumat (7/11/2014).Dari 11 mata uang Asia, sebanyak delapan mata uang melemah dimana mata uang won milik Korea tertekan paling tajam, yakni sebesar 0,81%. Kurs ringgit Malaysia juag tercatat melemah 0,24% pada saat yang sama.
 Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA — Mata uang Asia ditransaksikan cenderung melemah terhadap dolar AS pagi ini, Jumat (7/11/2014).

Dari 11 mata uang Asia, sebanyak delapan mata uang melemah dimana mata uang won milik Korea tertekan paling tajam, yakni sebesar 0,81%. Kurs ringgit Malaysia juga tercatat melemah 0,24% pada saat yang sama.

Sementara itu, mata uang dolar Singapura menguat 0,08% terhadap dolar AS,yen Jepang naik 0,01%, dan dolar Hong Kong menguat tipis 0,0001 basis poin.

Di sisi lain, kurs rupiah juga terdepresiasi oleh dolar AS, yakni  0,02% ke Rp12.151/US$ pada pukul 09.18 WIB.

Nilai tukar dolar AS terhadap mata uang Asia, Jumat 7 November  2014

Kurs

Nilai

Perubahan

WIB

Yen

115,2

-0,01%

09:17:10

$Hong Kong

7,75

-0,0001 bps

09:17:48

$Singapura

1,3

-0,08%

09:17:49

$Taiwan

30,61

+0,12%

09:17:45

Won

1.092,6

+0,81%

09:18:00

Peso

45,06

+0,13%

09:17:31

Rupiah

12.151

+0,02%

09:18:00

Rupee*

61,42

+0,02%

18:29:59

Yuan

6,11

+0,03%

09:18:11

Ringgit

3,35

+0,24%

09:18:21

Baht

32,87

+0,1%

09:17:44

*hari sebelumnya

Sumber: Bloomberg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper