Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SURAT UTANG NEGARA: Transaksi 7 Oktober Melonjak 66,92%, FR34 Teraktif

Volume transaksi obligasi pemerintah terpantau melonjak 66,92% pada perdagangan Selasa (7/10/2014).
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 08 Oktober 2014  |  09:50 WIB
SURAT UTANG NEGARA: Transaksi 7 Oktober Melonjak 66,92%, FR34 Teraktif
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Volume transaksi obligasi pemerintah terpantau melonjak 66,92% pada perdagangan Selasa (7/10/2014).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia yang dikutip riset Debt Research Danareksa Sekuritas dan dirilis Rabu (8/10/2014), volume transaksi obligasi pemerintah kemarin tercatat Rp6,61 triliun, dari transaksi sebelumnya Rp3,96 triliun.

Namun jumlah tersebut di bawah rata-rata transaksi harian tahun ini sebesar Rp10,23 triliun. Adapun obligasi tenor jangka menengah di antara 5-15 tahun yang paling diburu.

Obligasi seri FR0034 tercatat menjadi obligasi pemerintah teraktif dengan volume transaksi mencapai Rp947,53 miliar.

Selanjutnya, obligasi pemerintah seri FR0070 menempati peringkat kedua teraktif dengan volume transaksi Rp827,65 miliar.

Dan posisi ketiga teraktif ditempati oleh obligasi pemerintah seri FR0071 dengan volume transaksi Rp805,72 miliar.

Berikut rincian obligasi pemerintah teraktif untuk perdagangan Selasa (7/10/2014)

Seri Obligasi

Yield

(%)

Volume

(Rp. miliar)

Jatuh Tempo

FR0034

8,36

947,53

15 Juni 2021

FR0070

8,41

827,65

15 Maret 2024

FR0071

8,78

805,72

15 Maret 2029

FR0069

8,17

583,78

15 April 2019

FR0068

8,91

469,77

15 Mei 2034

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi Pemerintah obligasi pemerintah ri
Editor :
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top