Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bursa Jepang (7 Oktober 2014) : Ditutup Melemah, Pasca Keputusan BOJ

Bursa saham Jepang ditutup melemah pada perdagangan Selasa (7/10/2014), pasca bank sentral Jepang (Bank of Japan) tetap berencana meningkatkan basis moneter dengan laju tahunan sebesar 60 hingga 70 triliun yen.

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Jepang ditutup melemah pada perdagangan Selasa (7/10/2014), pasca bank sentral Jepang (Bank of Japan) tetap berencana meningkatkan basis moneter dengan laju tahunan sebesar 60 hingga 70 triliun yen.

Indeks Nikkei 225 pada akhir perdagangan hari ini terkoreksi 0,67% ke level 15.783,83, setelah pada Senin (6/10/2014) berakhir melejit 1,16% ke level 15.783,83. Sepanjang hari ini, Nikkei 225 bergerak di kisaran 15.755,57 hingga15.913,52.

Dari 225 saham yang ditampilkan di data Bloomberg, 45 saham menguat, sedangkan 174 saham melemah dan 6 saham stagnan.

Saham Fast Retailing CO Ltd dan FANUC Corp menjadi penekan indeks dengan koreksi masing-masing 2,31% dan 1,13%. Sementara itu, saham SoftBank Corp dan FUJIFILM Holdings Corp menguat 0,53% dan 2,73%.

Pada saat yang sama, indeks TOPIX juga ditutup melemah 0,43% ke level 1.290,89, setelah pada Senin (6/10/2014) berakhir melonjak 1,08% ke level 1.296,4.

Indeks Topix hari ini dibuka pada level 1.296,24, den bergerak di kisaran 1.288,97 hingga 1.303,57. Dari 1.811 saham yang terdaftar, 389 menguat, 1.339 melemah, dan 83 stagnan.

Naoki Fujiwara, Chief Fund Manager Shinkin Asset Management Co, mengatakan terdapat banyak aksi profit taking di bursa Jepang saat ini.

Harapan akan adanya pelonggaran tambahan dari BOJ kini sudah memudar. Meskipun demikian, tren penurunan yen terhadap dolar AS belum usai. Investor akan fokus pada pendapatan dan sebanyak apa revisi positif perusahaan,” ujarnya seperti dikutip Bloomberg, Selasa (7/10/2014).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper