Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

OBLIGASI PEMERINTAH: Transaksi Naik 14,9%, FR0070 Teraktif

Volume transaksi obligasi pemerintah terpantau naik 14,9% pada perdagangan awal pekan ini, Senin (29/9/2014).
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 30 September 2014  |  10:24 WIB
OBLIGASI PEMERINTAH: Transaksi Naik 14,9%, FR0070 Teraktif
Ilustrasi -
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Volume transaksi obligasi pemerintah terpantau naik 14,9% pada perdagangan awal pekan ini, Senin (29/9/2014).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia yang dikutip riset Debt Research Danareksa Sekuritas dan dirilis Selasa (30/9/2014), volume transaksi obligasi pemerintah kemarin tercatat Rp10,10 triliun, dari transaksi sebelumnya Rp8,79 triliun.

Namun jumlah tersebut sedikit di bawah rata-rata transaksi harian tahun ini sebesar Rp10,18 triliun. Adapun obligasi tenor jangka menengah di antara 5-15 tahun yang paling diburu.

Obligasi seri FR0070 tercatat menjadi obligasi pemerintah teraktif dengan volume transaksi mencapai Rp2,7 triliun.

Selanjutnya, obligasi pemerintah seri FR0068 menempati peringkat kedua teraktif dengan volume transaksi Rp1,15 triliun.

Dan posisi ketiga teraktif ditempati oleh obligasi pemerintah seri FR0071 dengan volume transaksi Rp1,12 triliun.

Berikut rincian obligasi pemerintah teraktif untuk perdagangan Senin (30/9/2014)

Seri Obligasi

Yield

(%)

Volume

(Rp. miliar)

Jatuh Tempo

FR0070

8,43

2.702,21

15 Maret 2024

FR0068

8,97

1.148,5

15 Mei 2034

FR0071

8,81

1.122,61

15 Maret 2029

VR0020

6,24

865

25 Agustus 2018

FR0069

8,28

501,5

15 April 2019

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi Pemerintah obligasi pemerintah ri
Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top