Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rencana Aksi Bill Gross Guncang Pasar Utang AS

Pasar utang Amerika Serikat terguncang menyusul rencana pemain besar obligasi, Bill Gross, untuk hengkang dari Pacific Investment Management Company LLC (Pimco) dan bergabung dnegan Janus Capital Group.
Ilustrasi/Bloomberg
Ilustrasi/Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Pasar utang Amerika Serikat terguncang menyusul rencana pemain besar obligasi, Bill Gross, untuk hengkang dari Pacific Investment Management Company LLC (Pimco) dan bergabung dnegan Janus Capital Group.

Gross merupakan salah satu pendiri perusahaan manajemen investasi global yang berbasis di California, Pimco yang mengelola Pimco Total Return Fund senilai US$222 miliar.

 

Pasar khawatir Pimco akan menjual obligasi jika pembelian kembali oleh investor meningkat.

 

Imbal hasil treasury AS jatuh tempo 10 tahun pada Jumat di level 2,54%, sedangkan imbal hasil pada Kamis malam 2,51%. Imbal hasil kemarin mencapai sesi tertinggi 2,55%. Adapun, imbal hasil surat utang Italia dan Spanyol 10 tahun naik setelah berita soal Gross.

Pimco memiliki investasi besar di debt peripheral zone euro. Imbal hasil obligasi 10 tahun Italia meningkat 4 bps kemarin menjadi 2,4%, sementara imbal hasil surat utang Spanyol menanjak 5 bps menjadi 2,2%.

Rencana aksi Gross ini menurunkan harga saham perusahaan asuransi asal Jerman yakni Allianz, induk dari Pimco. Pada perdagangan Jumat (26/9), saham Allianz anjlok 6,2% dan mendorong keluarnya dana sekitar US$4,77 miliar dari nilai pasar Allianz..

Adapun, saham Janus Capital naik 43% ke level US$15,89, kenaikan terbesar dalam satu hari sepanjang sejarah Janus Capital. 

Ketika pasar surat utang AS goyang, pasar saham dunia dan dollar naik menyusul data ekonomi Amerika Serikat yang menunjukkan pertumbuhan pada triwulan II/2014, tercepat selama lebih dari dua tahun belakangan ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Yusran Yunus
Sumber : Reuters
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper